Kanal

Kebakaran di Makassar Didominasi Korsleting, Begini Jawaban PLN

Ilustrasi - dok tribuntimur.com

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN - TIMUR.COM, MAKASSAR - Manajemen Pembangkit Listrik (PLN) Sulselrabar turut menanggapi musibah kebakaran yang melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa hari terakhir yang disinyalir diakibatkan oleh arus pendek listrik.

Menurut Supervisor Humas PLN Sulselrabar Eko Wahyu Prasongko, dugaan kebakaran karena arus pendek perlu ditelusuri ulang.

Sebab harus dibuktikan dulu oleh pihak yang berwenang dalam hal ini Kepolisian.

"Untuk menjustice kalau kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, tentu harus dibuktikan dulu oleh pihak yang berwenang. Jangan sampai kita bilang kebakaran karena korsleting, ternyata setelah diselidiki kompor yang meledak," ujarnya.

Baca: Korban Jiwa Bertambah Akibat Kebakaran, Pemkot Makassar Bakal Lakukan Ini

Eko menyampaikan upaya pencegahan terjadinya arus pendek listrik yang jauh sebelumnya telah diantisipasi oleh PLN dengan pemasangan alat mini circuit breaker (MCB).

Alat itu berfungsi untuk memutus arus listrik atau tegangan apabila terjadi arus pendek\konsleting di setiap pelanggan PLN.

"Alat ini akan bekerjaa apabila terjadi korsleting listrik dan otomatis aliran listrik padam," ujarnya.

Kendati demikian ia mengimbau agar seluruh masyarakat atau pelanggan tidak memasang sendiri atau menambah instalasi bercabang banyak, karena sangat rawan terjadinya korsleting.

Baca: Hendak Selamatkan Anaknya, Yudi Tewas Terpanggang di Kebakaran Jl Andalas

Selain itu, untuk mengatisipasi terjadinya korsleting listrik, diharapkan semua pelanggan memutus atau mencabut peralatan elektronik apabila tidak digunakan.

Sebab jika terpasangan terus dan kabelnya sudah rusak, dipastikan berpotensi menimbulkan arus pendek atau korsleting. (san)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer