Kanal

Jawaban Ustaz Abdul Somad Soal Tudingan Ketum GP Ansor Pakai Strategi Marketing & Punya Manajemen

Gus Yaqut dan Ustadz Abdul Somad -

Terkait hal ini,Gus Yaqut menerangkan bahwa GP Ansor di Jepara mendatang kepolisian usai mengetahui bahwa Ustaz Abdul Somad akan berceramah di Jepara.

Puluhan ribu pasukan Banser Ansor hadiri harlah GP Ansor ke-80 di Surabaya. (KOMPAS.com/Achmad Faizal)

"Ada kabar bahwa UAS akan ceramah di jepara. Lalu temen-temen mendatangi kepolisian. Lalu kepolisian menjanjikan akan meneliti itu dan menjamin tidak akan ada atribut-atribut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)dalam ceramahnya," ujar Gus Yaqut.

Tetapi, kata Gus Yaqut, beberapa hari kemudian datang tim Ustaz Abdul Somad dengan memakai atribut-atribut HTI dan membuat GP Ansor keberatan.

"Tentu kita keberatan," terang Gus Yaqut dalam wawancara tersebut.

Atribut HTI yang dimaksud adalah sebuah topi bertuliskan kalimat Tauhid yang ditulis dengan kaligrafi atau cara menulis yang sangat identik dengan yang dipakai HTI untuk menulis lambangnya.

"Kalimat Tauhid itu kan macam-macam, cara menulisnya juga macam-macam. Tapi cara menulisnya ini sangat identik dengan yang dipakai HTI untuk menulis lambangnya," terang Gus Yaqut.

Berikutnya Gus Yaqut menyampaikan keanehannya terkait pembatal ceramah Ustaz Abdul Somad yang dilakukan hingga Desember 2018. 

"Tapi dia menyebut termin, sampai desember 2018. Ini tahun politik. Bisa saja itu. Bisa jadi juga ini terkait strategi marketing. ini berbeda, di NU itu tidak ada Kiai yang punya manajemen," Kata Gus Yaqut.

Jawaban Ustaz Abdul Somad

Terkait kecurigaan GP Ansor soal penghentian kegiatan sampai Desember 2018, Ustaz Abdul Somad menjawab bahwa untuk daerah-daerah yang kondisinya kondunsif, dirinya tetap datang apabila diundang. 

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam

Haringga Sirla Tewas Dikeroyok, Bermula dari KTP Korban Dirazia Sejumlah Suporter Persib Bandung

Berita Populer