Kanal

Adira Finance Ikut Tingkatkan Literasi Industri Bisnis Syariah

Head of Syariah Bisnis Tisna Sumantri - Muhammad Fadly A/Tribun

Adapun akad atau kesepakatan yang digunakan seperti perjanjian murabahah (jual beli), ijarah (sewa), ijarah muntahiya bittamlik (IMBT) atau sewa beli. 

"Sedangkan keuntungan diambil bukan berdasarkan bunga tapi diperoleh dari margin jual beli, ujroh atau fee dan bagi hasil atas kerjasama bisnis," ujarnya. 

Selain produk pembiayaan syariah otomotif, Adira Finance Syariah juga terus mengembangkan pembiayaan syariah umrah. Layanan ini untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat untuk menjalankan ibadah urmah.

"Pembiayaan paket umrah adalah produk penyaluran dana berdasarkan prinsip murabahah, yang mana Adira Finance Syariah membiayai paket perjalanan umrah yang dibutuhkan oleh jama’ah," ujar Tisna.

Karena menerapkan sistem syariah, maka produk ini harus memberikan kepastian dari mulai akomodasi hingga tanggal keberangkatan, hotel, dan sebagainya. 

Menurut Tisna, pembiayaan syariah umrah ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk berumrah tapi memiliki keterbatasan dalam hal keuangan.

"Kalau harus membayar sekaligus Rp 20 juta untuk berangkat umrah mungkin agak berat, tapi kalau dicicil Rp 1 juta bisa mampu," katanya.

Dalam program pembiayaan syariah umrah, Adira Finance Syariah sudah bekerjasama dengan sejumlah travel umrah lingkup nasional maupun lokal agar memudahkan konsumen. (*)


Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Nurul Adha Islamiah

8 Pengakuan Tersangka Pembunuhan di Bekasi: Sakit Hati Dibangunkan saat Tidur Pakai Kaki

Berita Populer