Kanal

Ombudsman Pusat Ambil Alih Laporan Eks Komisioner Palopo, Begini Alasannya

Sejumlah Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Palopo, mengadukan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dan Panwaslu Kota Palopo ke Ombudsman RI Perwakilan Sulsel di Kantor Ombudsman, Makassar, beberapa waktu lalu. - sanovra/tribuntimur.com

Laporan wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN - TIMUR.COM, MAKASSAR - Aduan lima mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Palopo terkait keputusan pemecatan yang diterbitkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) diambil alih Ombudsman pusat.

"Untuk pemeriksaan DKPP kita limpahkan ke Jakarta," kata Ketua Ombudsman RI perwakilan Sulawesi Selatan, Subhan kepada Tribun, Selasa (11/09/2018).

Menurut Subhan, laporan itu terpaksa diserahkan ke Ombudsman pusat lantaran kedudukan DKPP berada di Jakarta.

"Selain itu karena efektifitas waktu dan jarak sehingga kita serahkan pemeriksaanya di Jakarta," tuturnya.

Meski demikian, untuk pemeriksaan Banwalu tetap akan dilakukan di Makassar . "Bawaslu tetap di sini ditindak lanjuti," ujarnya.

Baca: Eks Komisioner KPU Palopo Adukan Panwaslu Palopo dan DKPP ke Ombudsman

Sekedar diketahui lima komisioner KPU ini melaporkan DKPP dan Panwaslu Kota Palopo ke Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, Selasa (28/08/2018).

Mereka keberatan atas keputusan DKPP yang memberhentikan mereka sebagai Komisioner KPU Palopo atas dasar tidak cermat terhadap surat dirjen Otda Kemendagri mengenai aturan mutasi ASN.

Kelima Komisioner KPU yang dipecat ini adalah Haedar Djidar sebagai ketua KPU Palopo dan tiga anggota komisioner lainnya yakni Muhammad Amran Annas, Faisal Sos dan Faisal Mustaf, serta Syamsul Alam.

Pantauan Tribun para eks Komisioner KPU Palopo yang datang mengadu ke Ombudsman diwakili langsung oleh Haedar Djidar, Faisal Mustafa dan Amran Annas dengan didampingi beberapa orang pengacara.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin

Video Detik-detik King Kobra Ditangkap Kurir JNE di Perumahan, Warga Mengaku Lihat Ada 6 Ekor Ular

Berita Populer