Kanal

LAK Minta KY Periksa Hakim yang Vonis Bebas 4 Mantan Pimpinan DPRD Sulbar

Ketua Laskar Anti korupsi (LAK) Sulbar, Muslim Fatillah Azis - nurhadi/tribunsulbar.com

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Vonis bebas terhadap empat eks pimpinan DPRD Sulbar dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi APBD 2016, menuai kecaman sejumlah pihak di Mamuju.

Ketua Laskar Anti Korupsi (LAK) Sulbar, Muslim Fatillah Asis, menilai vonis bebas terhadap empat terdakwa yang ditahan sejak Desember 2017, dalam perkara ini penuh dengan kejanggalan.

“Kami sangat prihatin dan miris dengan vonis bebas para unsur pimpinan DPRD Sulbar oleh majelis hakim tipikor Mamuju,” kata Muslim, via whatsapp, Selasa (11/9/2018).

Menurutnya, ini merupakan preseden yang sangat buruk dalam upaya pemberantasan korupsi, khusus di provinsi yang memiliki slogan 'Mellete Diatinganan (Meniti diatas kebenaran).

“Korupsi adalah kejahatan kemanusiaan yang merampas hak rakyat, sehingga sudah sepatutnya para koruptor diberi hukuman berat bukan malah memanjakannya dengan vonis bebas,” tegasnya.

Untuk itu, kata dia, mendesak kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kajari Mamuju dan Kajati Sulselbar untuk melakukan Kasasi ke Mahkamah Agung.

“Kami menilai hakim Pengadilan Tipikor Mamuju, telah keliru menerapkan hukum dalam kasus korupsi ini,”ujarnya.

Muslim juga meminta, agar Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia melakukan pemeriksaan terhadap para hakim Tipikor Mamuju yang telah memvonis bebas terdakwa pidana korupsi empat unsur pimpinan DPRD Sulbar.

“Kami menduga ada pelanggaran etik majelis hakim dalam memutus bebas perkara Tindak Pidana korupsi tersebut,”ucapnya.

Dikatakan, vonis bebas ini sangat melukai hati nurani masyarakat Sulbar khususnya, dan mencederai penegakan hukum yang berasaskan keadilan.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur

Viral Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Gaya Eropa dan Dianggap Mistis, Lihat Video Penampakannya

Berita Populer