Kanal

Begini Kisah Sukses Pengusaha Abon Ikan Asal Sinjai

Aktivis Komisi Pemantau Legislatif (Kopel) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan bernama Rudi Hasbullah (30) mulai mengembangkan usaha abon ikan. - Syamsul B/Tribunsinjai.com

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Aktivis Komisi Pemantau Legislatif (Kopel) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan bernama Rudi Hasbullah (30) kini sedang fokus mengembangkan usaha abon ikan.

Dipaparkan Rudi, ide mengolah daging ikan menjadi sebuah abon bercita rasa lezat muncul pada tahun 2016 silam.

"idenya mulai muncul untuk mencoba membuat abon dari daging ikan yang melimpah tahun 2016 lalu. Karena saya tinggal di pesisir Sinjai, pusat pendaratan ikan segar terbesar di bagian Sulawesi Selatan," katanya, Selasa (9/9/2018).

Diakuinya, kampung Lappa Sinjai merupakan wilayah yang memiliki kekayaan potensi bahari, khususnya ikan.

Akhirnya, Rudi punn mencoba membuat abon ikan tersebut lalu dibagikan secara gratis kepada tetangganya.

Salah satu rekan aktivisnya bernama Rahman membawa abon tersebut ke Papua sebagai oleh-oleh dari tanah Bugis Sinjai.

"Selain meminta tolong teman untuk menyicipinya, saya juga meminta tetangga termasuk istri saya. Tak disangka, respon mereka terhadap abon yang kami buat luar biasa. Mereka menyukai cita rasa khas pada abon buatan kami," katanya.

Berawal dari coba-coba inilah, ia pun mulai menekuni bisnis pembuatan abon lalu memasarkannya di Sinjai hingga ke Makassar.

"Sekarang ini alhamdulillah kami produksi 200 bungkus per pekan," kata Rudi, Selasa (11/9/2018).

Sedang harga abon-abon tersebut cukup murah yakni di bawah Rp 10 ribu per bungkus.

Dari hasil bisnisnya, kini ia mampu memberdayakan empat warga di kampungnya.

Selain itu, Rudi juga dapat menjalankan fungsi kontrolnya sebagai aktivis Kope Sinjai. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Nurul Adha Islamiah

VIDEO Isak Tangis Kerabat Korban Pembunuhan Bekasi: Tunjukkan Pembunuhnya Tuhan

Berita Populer