Kanal

Meski Dolar Menguat, Harga Smartphone di Makassar Belum Naik

Erafone - Hasrul/Tribun

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR - Nilai tukar rupiah (kurs) terhadap dollar terus melemah bahkan sempat diangka 15.000 terhadap Dollar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini dikhawatirkan membuat produk ekspor di tanah air naik khususnya handphone.

Owner Djakarta Ponsel, Muhammad Yasir mengatakan, pelemahan rupiah terhadap dolar tentu akan membuat harga ponsel di tanah air mengalami kenaikan namun tidak langsung naik.

"Handphone walaupun rakitan dalam negeri, tetapi part dan bahan baku sebagian besar dari negara asal masing-masing brand maka otomatis harga akan dipengaruhi oleh nilai tukar dollar," tutur Aci sapaannya beberapa waktu lalu.

"Biasanya naiknya pelan-pelan. Saat ini belum ada kenaikan," tutup Aci.

Hal yang sama juga diungkapkan Area Coordinator Erafone Makassar, Alfian bahwa pelemahan rupiah terhadap dollar AS dirasakan manajemen Erafone sebagai retailer ponsel dan tablet di Indonesia.

"Untuk kenaikan harga dollar berasa yah, tetapi kita tetap pada harga Gadget yang sudah di tentukan, tidak menaikan harga dari yang di tentukan," katanya Kamis (6/9).

Bahkan saat ini Erafone tawarkan promo turun harga dan cashback untuk aneka ponsel dan tablet merek Samsung, Apple, Asus, Xiaomi, Smartfren, Lenovo, Oppo, LG, Blackberry, Sony, Motorola dan Acer.

Erafone bisa anda temukan di Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar. Promo yang sedang berjalan saat ini adalah cashback senilai Rp 1,5 juta berlangsung hingga 23 September 2018.

Dimana Galaxy A8 Star dari harga Rp 7,999 juta turun menjadi Rp 7,799 juta, Galaxy J7 Pro dari Rp 3,699 juta menjadi Rp 3,199 juta, Galaxy S8 dari Rp 8,999 juta menjadi Rp 7,999 juta, Galaxy S8+ dari Rp 10,499 juta menjadi Rp 8,999 juta. (*)

Penulis: Hasrul
Editor: Nurul Adha Islamiah

VIDEO Isak Tangis Kerabat Korban Pembunuhan Bekasi: Tunjukkan Pembunuhnya Tuhan

Berita Populer