Kanal

Mahasiswa Sayangkan Putusan Hakim Bebaskan 4 Mantan Pimpinan DPRD Sulbar

Taufik Rama Wijaya selaku Jenderal Lapangan Aliansi Mahasiswa Sulawesi Barat. - HANDOVER

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Putusan bebas yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mamuju terhadap empat mantan unsur pimpinan DPRD Sulawesi Barat, menuai sorotan publik.

Tak terkecuali dari sejumlah mahasiswa asal daerah tersebut. Seperti yang disampaikan Taufik Rama Wijaya selaku Jenderal Lapangan Aliansi Mahasiswa Sulawesi Barat.

Ia sangat menyayangkan putusan Pengadilan Tipikor Mamuju yang membebaskan keempat terdakwa korupsi tersebut.

"Kami dari Aliansi Mahasiwa Sulbar menyatakan keberatan dan mendesak JPU dan Kejaksaan tinggi Sulsel-Bar serta jajarannya untuk melakukan upaya kasasi atas putusan itu," kata Rama Wijaya kepada Tribun.

Baca: SDK Minta Nama Mantan Ketua DPRD Sulbar Dipulihkan

Rama menilai putusan yang dijatuhkan oleh hakim patut dipertanyakan. Karena diduga ada kejanggalan dalam mengambil putusan.

Putusan yang dijatuhkan hakim adalah bukti lemahnya penegakan Hukum kepada para pelaku korupsi dan akan menjadi catatan Buruk dalam penyelesaian kasus korupsi di daerah tersebut.

Seharusnya Hakim memiliki kesamaan pandangan bahwa korupsi memang kejahatan luat biasa yang perlu dihukum secara luar biasa.

"Kami menilai adanya ketidakadilan dan ketidakberesan dalam vonis yang di jatuhkan hakim kepada para terdakwa," tuturnya.

"Kami juga meminta agar KPK untuk segera mengambil alih kasus korupsi APBD Sulbar Tahun 2016 yang kami nilai lebih parah dari kasus korupsi DPRD kota Malang," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin

Video Detik-detik Harimau Muncul di Pasar hingga Terjebak di Kolong Ruko, Memangsa Kambing dan Ayam

Berita Populer