Kanal

Bawaslu Temukan Data Ganda DPT dari KPUD Maros

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman (kiri) bersama dua komisionernya, Muh Gazali (tengah) dan Amir (kanan) - Ansar/tribunmaros.com

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Bawaslu Maros melakukan pemeriksan ulang Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan oleh KPUD, Senin (10/9/2018).

Pemeriksaan ulang dilakukan setelah Bawaslu RI mengeluarkan rekomendasi penundaan rapat pleno rekapitulisasi DPT secara nasional.

Sebelumnya Bawaslu RI menemukan data Ganda sebanyak 131.363 dari 76 kabupaten dan kota yang dijadikan sampel dari pencermatan.

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengatakan, khusus di wilayah kerjanya, pihaknya menemukan data ganda identik sebanyak 106 dan ganda tidak identik 350.

Baca: Pemkab Maros Terima Pendaftaran CPNS 2018, Ini Formasinya

"Hasil pencermatan, kami juga menemukan data yang tidak memenuhi syarat pasca penetapan DPT sebanyak 58 orang. Ada yang meninggal dunia, anggota Polri dan pindah domisili," katanya.

Bawaslu Maros telah menyampaikan hasil pencermatan yang melibatkan parpol dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tersebut, kepada KPU.

Hasil pencermatan harus difaktualkan kemudian dilakukan perbaikan DPT oleh KPUD.

"Kami sudah sampaikan hasil pencermatan kepada KPUD Maros untuk segera difaktualkan," ujarnya.

Baca: Pemuda Pancasila Maros Minta Gakkum Serius Tangani Limbah Medis di Camba

Selain itu, Bawaslu Maros juga merekomedasikan kepada KPU Maros untuk mengeluarkan data TMS dari DPT.

Serta memasukan daftar pemilih yang memenuhi syarat (MS) kedalam DPT.

Penetapan DPT hasil pencermatan akan ditetapkan dalam waktu dekat. Setelah itu akan dikirim ke KPU Provinsi secara berjenjang.

"Nantinya akan ditetapkan sampai di KPU RI. DPT ini harus akurat karena berkaitan dengan hak konstitusional setiap warga negara Indonesia," katanya.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin

Inilah Sosok Ibu Angkat yang Tega Siksa dan Sekap 3 Anaknya Bersama Ular dan Anjing di Makassar

Berita Populer