Kanal

Sekolah Disegel Warga, Kepala SMPN 22 Bulukumba Lapor ke Polisi

SMPN 22 Bulukumba - handover

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kepala SMPN 22 Bulukumba, H Zainuddin, mengaku telah melapor ke polisi terkait penyegelan di sekolahnya.

"Saya sudah laporkan ke polisi untuk dilakukan pembukaan segel. Karena kasihan anak-anak kita yang harus menumpang belajar di sekolah dasar (SD)," kata H Zainuddin, Minggu (9/9/2018).

Gerbang sekolah menengah di pedalaman Sulsel, tepatnya di Dusun Ganta, Desa Bonto Biraeng, Kecamatan Kajang ini disegel pihak keluarga besar Hajjah Andi Asiah (65), Kamis (30/8/2018)

Lahan sekolah seluas 9.436 m2 tersebut memang tengah bersengketa dan telah berproses di Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba.

Baca: Sekolahnya Disegel, Siswa SMPN 22 Bulukumba Belajar di Sini

Baca: Sekolahnya Disegel, Siswa SMPN 22 Bulukumba Diliburkan

Pihak Hj Andi Asiah yang berstatus sebagai penggugat telah menyegel pintu sekolah tersebut, lantaran Pemkab Bulukumba sebagai tergugat tak membayarkan biaya ganti rugi lahan sebesar Rp 3,8 miliar.

Alasan Pemkab Bulukumba belum membayarkan biaya ganti rugi lahan tersebut karena menilai proses hukum kepemilikan lahan masih terus berjalan, setelah pihaknya melakukan banding.

"Karena belum dibuka. Jadi anak-anak kita itu masuk sekolahnya siang, setelah murid SD 251 Bonto Biraeng pulang," ujarnya.

Zainuddin menceritakan, sekolah tersebut disegel tepat seminggu ia menjabat sebagai kepala sekolah.

Ia berharap permasalahan lahan tersebut segera menemui titik terang, agar aktivitas belajar mengajar bisa kembali dilakukan di sekolah yang berada sekitar 24 kilometer tenggara kota Bulukumba itu.

Kapolsek Kajang, AKP Syamsul Bahri, yang dikonfirmasi via telepon membenarkan laporan tersebut.

"Memang sudah melapor. Tapi dia langsung melapor di Polres Bulukumba, bukan di Polsek. Jadi saya tidak begitu tahu perkembangannya," jelasnya.(*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Hasriyani Latif

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer