Kanal

Polewali Mandar Gandeng FKM Unhas Kurangi Angka Kematian Bayi

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat, menjajaki kerjasama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. - HANDOVER

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat, menjajaki kerjasama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Polewali Mandar Dr Aco Musaddad melakukan kunjungan ke FKM Unhas, Jumat (7/9/2018) sore.

Hadir menerima Dekan FKM Unhas Aminuddin Syam dan Plt Wakil Dekan II FKM Bidang Kerjasama Prof Sukri Palutturi.

Tawaran kerjasama tersebut berupa upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

"Di Kabupaten Polewali Mandar pembangunan fisik dibutuhkan tetapi perubahan pola pikir masyarakat jauh lebih penting. Membangun investasi dan SDM menjadi sangat penting,"kata Aco.

Keterlibatan perguruan tinggi seperti Unhas menjadi sangat penting dan dibutuhkan oleh Polewali Mandar berupa kegiatan inovasi pendampingan.

"Sekedar diketahui bahwa 40 persen penduduk Sulawesi Barat berada di Kabupaten Polewali Mandar,"tambah Aco.

Dekan FKM Unhas Dr Aminuddin Syam dalam kesempatannya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Polewali Mandar atas kunjungannya di FKM Unhas.

"Bagi FKM paling tidak kerjasama ini dalam tiga komponen penting yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat,"kata Aminuddin dalam siaran persnya.

Pengiriman staf untuk lanjut studi S2 dan S3 termasuk bidang pendidikan. Need assessment, rapid assessment, pemetaan, pembuatan naskah akademik termasuk kategori penelitian, sementara pendampingan, magang dan PBL bisa kita kategorikan ke dalam bentuk pengabdian masyarakat.

Sementara Prof Sukri Palutturi yang menangani bidang kerjasama FKM Unhas berharap kerjasama dengan Bappeda Polewali Mandar dapat dibuat untuk periode lima tahun ke depan untuk menangani masalah kesehatan yang ada di Kabupaten tersebut. (*)

8

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Nurul Adha Islamiah

VIDEO Isak Tangis Kerabat Korban Pembunuhan Bekasi: Tunjukkan Pembunuhnya Tuhan

Berita Populer