Kanal

Polda Sulsel: Kepala BNK Bone Bisa Kena UU ITE

Ketua BNN Kabupaten Bone, Muharram Sahude - justang/tribunbone.com

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bone, Muhharam Sahude dinilai bisa terkena Undang Undang (UU) ITE.

Hal tersebut disebutkan Diresnarkoba Polda Sulsel Kombes Pol Hermawan, terkait statmen Muhharam Sahude ke media soal 10 oknum polisi di Bone bekingi bisnis narkoba.

"Kita sementara membuktikan statmen itu, kalau memang tidak ditemukan bukti ya bisa saja dia terkena UU ITE," ungkap Kombes Hermawan, Jumat (7/9/2018).

Menurut Hermawan, Kepala BNK Bone bisa saja dilaporkan jika statmennya ke media terkait 10 oknum polisi bekingi narkoba itu tidak terbukti nantinya.

Untuk itu, lewat perintah Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono beberapa waktu lalu, tim Ditresnarkoba Polda dan Polres Bone menyelidiki statmen tersebut.

"Bisa saja terkena UU ITE, karena telah memyebar berita bohong. Jika memang itu benar dibuktikan dulu, ada ngga bukti untuk mengiatkan itu," jelas Hermawan.

Hingga kini kata Kombes Hermawan, baru tiga anggota polisi di jajaran Bone yang mulai diagendakan untuk menjalani proses pemeriksaan di Mapolres Bone.

Namun, dari tiga personel pada jajaran Polres Bone tersebut, satu orang masih di Parepare, seorang ijin sakit, dan satu anggota belum diketahui keberadaan.

Polda Sulsel enggan untuk beberkan ketiga anggota dijakaran Polres Bone yang diperiksa. Namun, Polda berjanji jika terbukti baru nanti akan diekspos.

Lanuit Hermawan, untuk keterangan terkait statmen kepala BNK. Tim Polda juga telah berkoordinasi dengan pihak Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Sulsel.

"Sementara kita memeriksa anggota Satnarkoba Bone, kami juga koordinasi dengan pihak BNNP agar hal ini mungkin lewat internalnya dulu," ujar Hermawan.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Kabupaten Bone Muhharam Sahude menyebutkan, ada 10 oknum di Mapolres Bone membekingi narkoba.

"Bukan 10 tapi untuk oknum hanya tiga saja disebut, sudah diklarifikasi. Kalau tujuh orang lainnya itu sipil, ada oknum pegawai lapas disana," tambahnya.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer