Kanal

Panen Jagung 2017 Capai 104.913 Ton, Distan Enrekang Nilai Produktivitas Jagung Belum Optimal

Kantor Dinas Pertanian Enrekang - m azis albar/tribunenrekang.com

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Dinas Pertanian (Distan) Enrekang terus berupaya meningkatkan hasil produktivitas lahan pertanian jagung di Enrekang.

Pasalnya, saat ini produktivitas jagung memang cukup besar, namun belum terlalu optimal.

Menurut Sekretaris Distan Enrekang, Muhammad Arief, jumlah produksi jagung di Kabupaten Enrekang tahun 2017 mencapai 104.913 ton.

Dengan jumlah produksi terbanyak berasal dari Kecamatan Enrekang yang mencapai 41.702 ton disusul Kecamatan Maiwa 17.390 ton.

"Jumlah produksi jagung kita tahun lalu sekitar 104.913 ton dan tentunya penyuplai terbanyak ada di Kecamatan Enrekang sebesar 41.702 yon," kata Muhammad Arief kepada TribunEnrekang.com, Jumat (7/9/2018).

Baca: Kementerian Pertanian Dorong Pengembangan Cluster Kawasan Jeruk di Bali, Ini Alasannya

Baca: Bakal Terapkan Sistem Pertanian Salibu, Petani Minta Pembeli Solar ke Bupati Bulukumba

Ia menjelaskan, meski sangat besar, jumlah produksi tersebut belum terlalu maksimal jika melihat potensi lahan yang ada.

Apalagi, produktivitas lahan jagung di Kabupaten Enrekang rataannya ada 4,7 ton per hektare, padahal seharusnya bisa lebih dari itu.

Olehnya itu, pihaknya akan menggenjot para petani jagung untuk lebih efektif dan efisien dalam pengolahan lahan.

Sehingga, bisa menghasilkan produktivitas lahan jagung yang besar sesuai dengan kapasitas dan potensi lahan yang dimiliki.

"Memang kadang faktor hama dan cuaca yang mempengaruhi, tapi kita tentu akan membantu petani kita dalam menyelesaikan persoalan tersebut agar produktivitas lahan jagung kita makin melimpah," tuturnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif

Hanyut di Laut sampai ke Jepang selama 49 Hari, Begini Cara Aldi Novel Adilang Bertahan Hidup

Berita Populer