Kanal

Rupiah Melemah, Ini Pengaruhnya Terhadap Industri Properti

Presiden Direktur PT IMB Group, Andi Rahmat Manggabarani - RASNI GANI

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR -Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar terus mengalami tekanan, bahkan sempat berada di angka 15.000 per dollar Amerika Serikat.

Tekanan dollar terhadap rupiah tersebut menurut President Director PT IMB Group, Andi Rahmat Manggabarani akan memengaruhi bisnis properti di tanah air termasuk di Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Pasti akan berpengaruh terhadap industri properti karena material bangunan akan naik otomatis biaya pembangunan naik," kata Rahmat Manggabarani di Best Brew Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Kamis (6/9/2018).

"Besi yang cepat naik dan akan diikuti material lainya. Pengembangan belum naikkan harga rumah karena daya beli masyarakat juga masih kurang," lanjut Rahmat Manggabarani.

Namun demikian, pihaknya akan tetap membangun perumahan meski situasi ekonomi saat ini tidak bisa diperkirakan, dengan harapan kondisi ekonomi segera membaik.

"Kita tetap akan membangun, agar ada harapan untuk hidup, karena kalau tidak membangun makan kita tidak punya harapan hidup," tuturnya.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Nurul Adha Islamiah

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer