Kanal

Peredaran Narkoba Sasar Petani, Ini Imbauan Polres Mamuju

Kasat Narkoba Polres Mamuju, AKP Syamauriansyah - nurhadi/tribunsulbar.com

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, sudar menyasar para petani hingga ke pelosok desa.

Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran dari aparat kepolisian, khususnya Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Mamuju, jika penanganannya hanya diserahkan kepada aparat.

"Peredaran narkoba itu bukan lagi terjadi di kota-kota besar, namun sudah menyasar daerah pelosok,"kata Kasat Narkoba Polres Mamuju, AKP Syamsuriansyah di ruangan kerjanya, Rabu (5/9/2018).

Perwira polisi berpangkat tiga balok yang baru saja genaf 10 hari menjadi sebagai Kasat Narkobar tersebut, mencontohkan, pihaknya tidak pernah menyangka akan ada transaksi narkoba kepada para petani sawit di Tobadak.

"Menurut ketengan salah seorang pengguna yang kita tangkap, mereka pergunakan pribadi supaya dapat meningkatkan daya kerjanya,"ujarnya.

Olehnya, lanjut Anca sapaannya, meminta peran serta masyarakat, untuk proaktif memberikan informasi kepada aparat kepolisian baik langsung maupun tidak jika mendapat kasus penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

"Pemberantasan narkoba bukan hanya gawenya pihak kepolisian, tapi masyarakat harus terlibat aktif memberikan informasi atau kerjasama dengan aparat,"kata dia.

Menurutnya, jika masyarakat tidak bisa memberikan informasi kepada aparat, sama halnya ikut menjerumuskan orang-orang yang dikenal menjadi pemakai atau pengedar sabu-sabu.

"Karena dengan ini, insyaallah kami yakin bisa memutus atau setidaknya membatasi mata rantai peredaran narkoba hingga ke desa-desa atau kepada para petani,"tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur

Kronologi Anggota The Jak Mania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib, sempat Minta Tolong

Berita Populer