Kanal

Ingin Umrah Tapi Dana Tak Cukup, BNI Syariah Makassar Siapkan Pembiayaan

Tribun Timur kembali menggelar diskusi santai bertajuk Tribun Nongki, di kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Rabu (5/8/2018). - HANDOVER

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR. MAKASSAR - Tribun Timur kembali menggelar diskusi santai bertajuk Tribun Nongki, di kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Rabu (5/8/2018).

Diskusi yang dilaksanakan bersama biro perjalanan umroh Castourindo ini, mengangkat tema Hijrah ke Umrah yang Cerdas dan Hasanah.

Tribun Nongki kali ini menghdirkan pembicara utama Sekertaris Dirjen Penyelenggara Umrah dan Haji Kemenag RI, Dr Muhajirin Yannis.

Hadir juga Pemimpin Cabang BNI Syariah Makassar Hidayat Tri Wahyudi, Manager Silkair Makassar Christina Ling, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel Kaswad Sartono, dan CEO Castourindo Agus Sofyan.

Pemimpin Cabang BNI Syariah Makassar Hidayat Tri Wahyudi mengatakan, BNI Syariah juga menjalankan fungsi dakwah dengan menunjang usaha atau bisnis umrah.

Baca: Bisnis Umrah Berkembang Pesat, Ini Penyebabnya Menurut Sekretaris Dirjen PHU

"Tugasnya BNI Syariah itu dakwah, dalam dakwah mengikut bisnisnya. Kemudian salah satu poin penting adalah tentunya kami harus menunjang atau sinergi dengan aktifitas dakwah yang lain. Kami secara bisnis mengistilahkan halal community, ada bisnis kesehatan, pendidikan termasuk haji dan umrah," kata dia.

Hidayat mengungkapkan, secara umum ada dua kondisi saat masyarakat akan berumrah atau berhaji, yakni kondisi ekonomi yang sudah cukup sehingga bisa berangkat dengan dananya sendiri, atau secara finansial masih dalam proses.

'"Dalam proses ini juga terbagi, ada yang berniat pergi dulu karena suatu lain hal sehingga harus segera berangkat, atau berangkatnya masih bisa ditunda. dua kategori ini kami fasilitasi," kata dia.

"Yang masih bisa menunda kami fasilitasi tabungan umrah dan haji, ada berbagai failitas dan kemudahannya. Untuk yang ingin segera berangkat tapi mungkin dana tak cukup, misalnya ingin berangkat sama istri dan anak, kami punya pembiayaan umrah, pembiayaan ini bisa kami fasilitasi," tambahnya.

Baca: Hari Pelanggan Nasional, BNI Kenalkan Digital Banking kepada Mahasiswa

Dalam pembiayaan itu, BNI Syariah yang akan membayar ke biro perjalanan, lalu jamaah diberangkatkan dan setelahnya baru dicicil, dengan pembiayaan maksimal yang bisa diberikan sebesar Rp 200 juta.

Dalam kesempatan itu, Hidayat juga mengungkapkan bahwa BNI Syariah Makassar nyaris menjalin kerja sama dengan perusahaan Abu Tours yang saat ini sudah pailit dan bermasalah dengan hukum.

"Abu tours sempat menawarkan kerjasama terkait pembiayaan haji dan umrah ini, untungnya tak jadi, karena jika kerja sama bisa saja menambah banyak korbannya. Jika kerja sama, kami akan secara intensif memasarkan program dari travel rekanan kepada nasabah," ucapnya. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Mahyuddin

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer