Kanal

Kurs Dollar - Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 15.029, JK: Gak Usah Impor Ferrari, Lamborghini, Hermes

Ilustrasi kurs dollar. - THINKSTOCK

TRIBUN-TIMUR.COM - Nilai tukar rupiah (kurs) terhadap dollar Amerika Serikat terus merosot, melewati ambang batas psikologis.

Sudah menembus Rp 15.029 per dollar, atau level terendah sejak krisis 1998 sekitar pukul 19.40 WIB.

Hingga pukul 21.00 WIB nilai tukar rupiah terhadap dolar mencapai Rp 14.999 per dolar.

Sebelumnya, pada pembukaan perdagangan hari ini, kurs rupiah dibuka melemah pada posisi Rp 14.822 per dollar AS.

Hari ini, mata uang Garuda ditransaksikan pada kisaran Rp 14.780 hingga Rp 14.938 per dollar AS.

Baca: Alasan Jalan Sehat Bareng Ahmad Dhani dan Neno Warisman di Kampung Jokowi Tak Diizinkan Polisi

Baca: Ketika Soekarno Ngamuk di Gedung Putih AS, Teriak Go To Hell With Your Aid!

Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai tekanan krisis Turki dan Argentina yang merembet ke negara berkembang menimbulkan kekhawatiran para pelaku pasar global.

Hal itu terlihat dari melemahnya nilai tukar rupiah.

Menurut Bhima, hal itu belum lagi diperparah dengan adanya rencana kenaikan suku bunga The Fed pada akhir September ini.

“Akibatnya investor menghindari risiko dengan membeli aset berdenominasi dolar. Indikatornya US dollar index naik 0,13 persen ke level 95,2. Dollar index merupakan perbandingan kurs dollar AS dengan 6 mata uang lainnya,” kata Bhima kepada Tribunnews.com, Selasa (4/9/2018).

Baca: Deretan Barang Milik Negara Belum Dikembalikan Roy Suryo, Ada Antena Parabola

Baca: 3 Syarat Terbaru Undang Ustadz Abdul Somad Ceramah yang Diungkap Bupati, Tak Ada soal Honor

Sementara Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla meminta masyarakat untuk membantu pemerintah mengurangi impor untuk mengatasi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi

Satu Keluarga di Bekasi Tewas, Tetangga Dengar Korban Telepon Bahas Uang dan Mobil dengan Nada Keras

Berita Populer