Kanal

Kasus Lurah Larompong, Kasi Pidum Kejari Luwu: Berkasnya Sudah Lengkap

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejari Luwu, Lewi R Pasola - desy/tribunluwu.com

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu menyebutkan jika berkas perkara Lurah Larompong yang melakukan penggelapan dan penipuan kepada sejumlah warganya, sudah lengkap.

Hal tersebut diutarakan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejari Luwu, Lewi R Pasola, saat ditemui di ruang kerjanya, Jl Merdeka Selatan, Kecamatan Belopa, Luwu, Senin (3/9/2018).

"Berkasnya (Lurah Larompong) sudah lengkap, hari ini kami akan menyurat ke penyidiknya di Polres Luwu," ujarnya.

Lanjut Lewi, setelah melakukan pengiriman surat pihaknya tinggal menunggu tahap dua oleh Polres Luwu yakni pelimpahan tersangka beserta barang bukti.

Dari berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka, Lurah larompong disangkakan pasal pasal 8 ayat b, 110 dan pasal 138 ayat (1) 139 KUHAP.

Dari pasal ini tersangka terancam kurangan penjara paling lama dua tahun.

Sebelumnya, Lurah Larompong, Muhammad Hasan Nawawi, ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penggelapan uang warganya sebesar Rp 5,2 juta sekaligus penipuan atas janji pengurusan sertifikat nelayan.

Dari tangan 36 warga, oknum lurah ini menerima uang sebesar Rp 31 juta.

Dengan rincian, 28 warga masing-masing membayar Rp 1 juta, dan enam orang warga lainnya membayar masing-masing Rp 3 juta.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer