Kanal

Beli Rumah di New Rosemary, Angsuran Rp 2,68 Juta

Head Sales & Marketing GMTD, Haris (kiri) bersama Associate Director PT GMTD, A Eka Firman Ermawan (kanan) memberikan keterangan disela acara peluncurkan produk terbaru PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) yang dinamakan Cluster ROSEMARY di Hotel Aryaduta Jl Penghibur, Makassar, Sabtu (24/3). - sanovra/tribuntimur.com

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengembang nasional, PT Gowa Makassar Tourism Development (PT GMTD) terus memacu portofolio propertinya, dengan planing pembangunan cluster teranyarnya New Rosemary Residence Tanjung Bunga Makassar.

Cluster perumahan yang menyasar segmen menengah ini berlokasi di Kawasan Green River View, Jl Poros Tanjung Bunga Makassar.

Manajemen PT GMTD menawarkan tiga tipe. Yakni tipe 30, tipe 38, dan tipe 48

Public Relation PT GMTD, Hasrul yang dihubungi Jumat (30/8/2018) menuturkan, untuk harga mulai Rp 338 jutaan, dengan DP (Down Payment) mulai 5 persen, dan cicilan mulai Rp 2,68 jutaan" katanya.

Melihat respon dari cluster Rosemary yang telah sold out, membuat manajemen GMTD gencar bermain di segmen tersebut.

Baca: Cluster Rosemary Tahap Ketiga Segera Launching, Begini Fasilitas dan Harganya

Baca: 80 Persen Unit Rosemary Residence Tahap II Sold Out

"Kami sediakan ratusan unit untuk kalangan profesional dan keluarga muda. Yah rerata meminati produk kami ini," ujarnya.

Lokasi yang strategis, membuat rumah di cluster ini jadi primadona bagi masyarakat kota Makassar dan sekitarnya.

"Di cluster ini, hanya membutuhkan waktu 5 menit ke Trans Studio Mall, 5 menit ke GTC, 6 menit ke Siloam Hospital, 6 menit ke Pantai Losari, 4 menit ke Dian Harapan School, 25 menit ke airport," katanya.

Tidak hanya itu, fasilitas tambahan sangat memanja penghuni cluster ini nantinya.

"Kami hadirkan kolam renang anak dan dewasa, family club house, cafetarian, children playground, tenis meja dan lapangan 3 on 3 basketball," tuturnya.

Tidak kalah penting, sistem kemanan dan kenyamaan rumah, pengelola melakukan underground system atau listrik bawah tanah, security cluster dan patroli keliling 24 jam, dan tentunya bebas banjir.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Hasriyani Latif

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer