Kanal

Genjot Penerimaan Devisa, Pemerintah Dorong Sektor Wisata

Pengunjung menikmati fasilitas wisata Pongtorra sambil berswafoto di Lolai, Lembang Kapala Pitu, Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, - TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan menyepakati sembilan strategi mendorong pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi dan penerimaan devisa negara.

Hal ini mengemuka pada Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Rakorpusda di Yogyakarta, Rabu (29/8/2018).

Rapat Koordinasi ini dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK, Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, Wakil Menteri Keuangan, Gubernur Yogyakarta, serta sejumlah kepala daerah dari Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Agusman dalam rilisnya menuturkan, berbagai inisiatif kebijakan sedang dan akan ditempuh oleh Pemerintah untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata, terutama di destinasi wisata prioritas.

"Rapat Koordinasi menyepakati sembilan strategi kebijakan yang menjadi prioritas bersama Pemerintah Pusat, Pemda, BI, dan OJK," katanya. Kesembilan strategi tersebut yakni:

1. peningkatan aksesibilitas, keragaman atraksi, kualitas amenitas, didukung penguatan promosi, dan peningkatan kapasitas pelaku pariwisata (3A2P).

2. Guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan penerimaan devisa dari pariwisata, terutama untuk destinasi wisata prioritas seperti Danau Toba, Borobudur-Joglosemar, Mandalika, Labuan Bajo, Bali, Jakarta, Banyuwangi, Bromo, dan Kepulauan Riau.

3. Penguatan data dan informasi pariwisata melalui penetapan nomenklatur klasifikasi jenis usaha yang termasuk dalam bidang pariwisata," katanya.

4. Peningkatan akses pembiayaan bagi kegiatan usaha di sektor pariwisata melalui penetapan ketentuan umum penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk usaha pariwisata yang didukung sosialisasi mekanisme penyalurannya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer