Kanal

KUR BNI Capai Rp 17 Triliun Tahun Depan

Warga Antre melakukan transaksi di Bank BNI Jalan Jenral Sudirman Makassar. - abdiwan/tribuntimur.com

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mendapatkan alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 17 triliun pada 2019, atau naik 25,9 persen dari alokasi 2018 yang sebesar Rp 13,5 triliun.

"Potensi kredit mikro terutama KUR masih cukup besar karena masih banyak masyarakat yang masih membutuhkan jenis pembiayaan ini," kata Catur Budi Harto, Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI dilansir kontan.co.id.

Menurut Catur, adanya subsidi memberikan kesempatan untuk berkembang dan berkompetisi dengan biaya pinjaman yg lebih murah.

Sebagai informasi, realisasi KUR terakhir pada 2018 sekitar 70 persen dari total target.

Baca: YAP BNI Gandeng Tenan MTC Karebosi dan Karlink

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019, pemerintah menargetkan subsidi KUR sebesar Rp 12,2 triliun dan dana bergulir bagi usaha ultra mikro senilai Rp 3 triliun.

Bagaimana dengan BNI Wilayah Makassar yang menanungi Sulselbartra dan Maluku?

Pimpinan BNI Wilayah Makassar, Edy Awaludin menuturkan, tahun ini target KUR di bawah naungannya di angka Rp 775 miliar.

"Tambah Rp 225 miliar dari tahun lalu," ujarnya.

Baca: BNI-Swadharma Golf Club Makassar Gelar Turnamen Golf

Hingga saat ini realisasinya di angka Rp 500 miliar.

"Namun tahun depan kan Rp 17 triliun. Kami belum tahu alokasinya khusus wilayah kami berapa," ujarnya.

Namun bila melihat beberapa tahun terakhir, biasanya tidak jauh dari target tahun ini.

Dalam nota keuangan RAPBN 2019 tercatat target penyaluran KUR 2019 sebesar Rp 120 triliun dengan suku bunga 7 persen.

KUR ini diperuntukkan pembiayaan sektor produktif bagi UKM dan TKI.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin

Kronologi Turis Asal Norwegia Diperkosa Karyawan Vila di Bali, Berawal dari Minta Hidupkan Shower

Berita Populer