Kanal

OPINI Syahrul Yasin Limpo: Falsafah Kepemimpinan Pemerintahan

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyalami petugas kebersihan di area rumah jabatan Gubernur jalan Jl Jendral Sudirman Makassar, Kamis (5/4/2018). Jelang akhir masa jabatannya, SYL memberikan penghargaan sebagai apresiasi kepada orang-orang disekitanya. tribun timur/muhammad abdiwan - TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN

(Bagian 1 dari 2 Tulisan)

Oleh Dr H Syahrul Yasin Limpo SH MH
Gubernur Sulawesi Selatan periode 2008-2013 dan 2013-2018

Mengapa ada seorang pemimpin yang selalu dicintai oleh rakyatnya?, mengapa pula ada seorang pemimpin yang selalu dimusuhi oleh rakyatnya?

Ini sangat tergantung dari sifat atau karakter dan seorang pemimpin masyarakat. Kalau selama memegang jabatan kepemimpinan itu selalu mengutamakan kepentingan rakyat.

Maka tentu rakyatnya akan mendukungnya. Tapi kalau pemimpin itu hanya untuk mementingkan diri sendiri atau golongannya, bahkan bertindak lalim, korup dan otoriter terhadap
rakyatnya, maka tentu rakyat akan membencinya.

Karena itu, dalam falsafah Bugis-Makassar, berlaku suatu nilai atau prinsip kepemimpinan yang semestinya jadi rujukan nilai kearifan lokal (local wisdom) kepemimpinan.

Tidak terkecuali dan bahkan teramat penting dalam kepemimpinan pemerintahan.

Siri' na Pacce
Siri na Pacce/Pesse merupakan falsafah atau prinsip hidup bagi suku Makassar. Siri dipergunakan untuk membela kehormatan terhadap orang-orang yang memperkosa harga dirinya.

Sedangkan pacce dipakai untuk membantu sesama anggota masyarakat yang berada dalam penderitaan maupun dalam kesusahan.

Sering kita dengar ungkapan orang Makassar berbunyi:"Punna tena siri'nu paccenu seng paknia (kalau tidak ada siri'mu pacce-lah yang kau pegang teguh).

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro

Video Viral Polisi Sempatkan Diri Beribadah ketika Bertugas di Belakang Suporter Bola

Berita Populer