Kanal

Napi Diberi Fasilitas Istimewa, Ketua Granat Sulsel: Kalapas Harus Dievaluasi

Lapas Klas 1 Makassar - Tribun/Fahrizal

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Muh Bakri menyoroti perlakuan istimewa Lapas Kelas IA Makassar kepada narapidana narkoba yang menjadi otak pembakaran satu keluarga di Pannampu.

Menurutnya, fasilitas mewah yang diberikan kepada Akbar Dg Ampuh alias Rangga (32),mengidikasikan adanya praktik suap menyuap di dalam Lapas.

"Jika memang benar napi narkoba itu mendapatkan fasilitas mewah di dalam Lapas, jelas mengidikasikan adanya praktik suap menyuap di dalamnya," kata Bakri, Kamis (16/8/2018).

Pemberian fasilitas istimewa ke tahanan tertentu, menandakan pengawasan di Lapas Makassar sangat lemah.

Baca: Kalapas Makassar Usulkan Otak Pembakar Enam Warga Tinumbu Dikirim ke Nusakambangan

Dia meminta, Dirjen Pas mengevaluasi kinerja Lapas.

Bakri melanjutkan, napi narkoba berkuasa di Lapas karena memiliki modal yang besar untuk membeli apa saja, termasuk oknum petugas Lapas.

Bahkan, kebanyakan napi narkoba, masih leluasa mengendalikan bisnis haram mereka dari balik jeruji. Sementara petugas Lapas melakukan pembiaran.

"Sudah banyak contoh, lemahnya pengawasan di dalam Lapas. Tahanan masih leluasa melanjutkan bisnis haramnya di sana. Terakhir kan, kasus sabu 5 kilogram diungkap BNN yang ternyata dikendalikan napi di Maros," katanya.

Menurutnya, perlakuan biadab kartel narkoba yang membakar satu keluarga, menjadi pelajaran bagi semua pihak.

Halaman
123
Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin

8 Pengakuan Tersangka Pembunuhan di Bekasi: Sakit Hati Dibangunkan saat Tidur Pakai Kaki

Berita Populer