Kanal

Agrowisata Pango-pango di Tana Toraja Dipenuhi Sampah dan Vandalisme

Agro wisata Pango-pango Tana Toraja yang tidak terawat dan di coret-coret pengunjung. - HANDOVER

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE-Agro Wisata Hutan Pinus Puncak Pango-pango Kelurahan Pasang, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel kini tampak tak terawat.

Selain sampah yang tidak berada pada tempatnya, terdapat pondok tempat beristirahat yang dicoret-coret oleh pengunjung.

"Terlihat ada sampah berserakan, dan aksi coret-coret di atap pondok yang menurut saya menganggu para wisatawan yang berkunjung," ujar pengunjung, Rio, Senin (6/8/2018).

Kata Rio kepada TribunToraja.com, tidak ada satupun petugas kebersihan yang berjaga di sekitaran objek, hanya ada empat petugas Satpol PP berjaga di pos masuk, yang lumayan jauh dari puncak bukit pango-pango.

"Wisatawan luar Toraja juga sempat tadi menanyakan kegunaan rumah hobbit, yang terkesan sangat tidak terawat menurutnya," jelasnya.

Untuk dapat menikmati agro wisata pango-pango yang berjarak 7 kilometer dari kota Makale, wisatawan membayar Rp 10 Ribu per orang.

"Berbeda dari objek wisata yang lain, di pango-pango hutan pinusnya tertata rapi dan udaranya sejuk, tapi sayang sampahnya sangat mengganggu pemandangan," tutup Rio.

Objek wisata iniĀ  berada di ketinggian kurang lebih 1100 meter dari permukaan laut. (*)

Penulis: Risnawati M
Editor: Anita Kusuma Wardana

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer