Kanal

Dokter Gizi RSUD Makassar: Hindari Junk Food

Ahli gizi RSUD Makassar, dr Nur Ashari M Kes Sp GK - HANDOVER

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ahli gizi RSUD Makassar, dr Nur Ashari M Kes Sp GK mengatakan junk food atau makanan rendah gizi  tidak baik untuk kesehatan.

"Junk food (makanan sampah) merupakan makanan tidak sehat, kadang disebut sebagai makanan tidak bergizi atau makanan bergizi rendah dikarenakan makanan golongan junk food ini tidak mengandung dan memenuhi kaidah pola makanan gizi seimbang," katanya kepada Tribun Timur melalui pesan WhatsApp, Selasa (31/7/2018).

Makanan gizi seimbang mengandung sumber karbohidrat, protein (hewani dan nabati), vitamin dan mineral (sayur-buah) dan lemak dengan jumlah komposisi ideal dan sehat.

Hal tersebut tergambar pada tumpeng (piramida) gizi seimbang, pembatasan jumlah pada garam, gula dan minyak.

Baca: Kisah Airin, Bayi Gizi Buruk di Bulukumba Baru ke Rumah Sakit Setelah Kembarannya Meninggal

"Junk food memiliki kandungan tinggi gula, kalori, lemak, garam dan zat aditif, serta mengandung rendah serat, vitamin dan mineral sehat," ujarnya.

Adapun jenis junk food antara lain, gorengan, makanan olahan dengan bahan pengawet, makanan manis dan beku, mie instant, makanan dari daging tinggi lemak, jerohan, mie instant dan lainnya.

Laki-laki 49 tahun itu menyebutkan, junk food dapat menimbulkan penyakit.

"Makan junk food berlebihan dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit tidak menular yang berkontribusi pada tingginya angka kematian dan merupakan penyakit berbiaya tinggi," ucap Nur.

Dalam memilih makanan harus berpedoman pada pola makan gizi seimbang yang direpresentasikan oleh tumpeng gizi seimbang, yang tentunya diikuti dengan pola hidup sehat.(*)

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Mahyuddin

Video Viral Jokowi Hormat Sendiri saat Indonesia Raya Berkumandang, Begini Menurut Undang-undang

Berita Populer