Kanal

Catatan Hukum Marwan Mas: Jual Beli Penjara

Prof Dr Marwan Mas SH MH -

Oleh Marwan Mas
Profesor Ilmu Hukum Universitas Bosowa, Makassar

DUGAAN jual-beli penjara atau fasilitas tahanan dan izin keluar di Lembaga Pemasyarakatan (LP) kembali terbukti.

Kali ini terungkap di LP Sukamiskin Bandung setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (21/7/2018) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala LP Sukamiskin, Wahid Husein, terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah, dan empat pegawai LP.

KPK menyita uang sekitar Rp 279 juta lebih, 1.410 uang dollar AS, serta dua unit mobil mewah yang diduga sebagai sogokan kepada Kepala LP.

Fasilitas yang dibisniskan Kepala LP terhadap napi korupsi (koruptor) adalah fasilitas sel tahanan dengan harga antara Rp200 juta-Rp500 juta.

Kamar sel disulap menjadi kamar mewah yang melanggar standar ruang sel secara umum.

Ada AC, TV, kamar mandi dan WC sendiri dalam kamar seperti di kamar hotel, kulkas, dispenser, rak-rak buku, bahkan ada penghangat ruangan.

Baca juga: Opini Syamsuddin Radjab: Jusuf Kalla, Otoritarianisme vs Kepastian Hukum

Baca juga: PPLH Puntondo, Surga Tersembunyi di Teluk Laikang Takalar

Beberapa kamar sel mewah ini ditempati oleh koruptor yang mampu membayar tarif yang ditetapkan (tribunnewsbogor.com, 21/7/2018).

Yang lebih memprihatinkan karena koruptor yang menjalani hukuman, justru melakukan lagi korupsi dengan cara "menyuap" Kepala LP Sukamiskin.

Ini harus dituntut hukuman mati karena melakukan "pengulangan" tindak pidana.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro

Video Detik-detik King Kobra Ditangkap Kurir JNE di Perumahan, Warga Mengaku Lihat Ada 6 Ekor Ular

Berita Populer