Kanal

Dampak Supermoon, Begini Kondisi Rumah Warga Binanga Mamuju

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Fenomena Supermoon yang terjadi awal tahun 2018, mengakibatkan sejumlah ruas jalan dan rumah penduduk di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), tergenang air lautĀ akibat banjir rob (genangan air laut di daratan), sekitar 20 centimeter, Rabu (3/1/2018).

Pantaun TribunSulbar.com, seperti di Jl. Abd Wahab Azasi, Jl. Bau Massepe, Jl. Andi Depu dan Jl. KH. Muhammad Tahir, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, yang disebabkan kanal dalam kota meluap.

Salah seorang warga, Saharuddin Nasrun mengungkapkan, kejadian tersebut langka terjadi di Kabupaten Mamuju.

"Sepengetahuan saya baru kali ini air laut pasang setinggi ini," katanya.

Berdasarkan rilis Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Majene, Sultan, menjelaskan fenomena supermoon merupakan fenomena astronomi yang alamiah biasa terjadi dengan selisih waktu terdekat antara Bulan dalam fase purnama dan Bulan berada di perigee, ini dikenal sebagai Purnama perigee atau lebih dikenal sebagai Supermoon.

Dijelaskan juga, saat fenomena supermoon terjadi, Bulan akan lebih besar 14% dan lebih terang sekitar 30% dari ukuran saat Purnama biasa atau apogee (Bulan di dekat titik terjauhnya dari Bumi).

Selain itu, purnama perigee kali ini menjadi supermoon pembuka pada tiga rangkaian supermoon yang berdekatan. Fenomena supermoon kali ini biasa disebut dengan "fenomena trilogi supermoon".

Trilogi Supermoon tersebut yang terjadi pada 3 Desember 2017, 2 Januari 2018 dan 30/31 Januari 2018," ujarnya.

Mengawali tahun 2018, dalam rilisnya mengungkapkan, Supermoon akan bisa dinikmati pada 2 Januari 2018. Bulan akan berada pada jarak terdekatnya dari Bumi pada tahun 2018, yaitu sejauh 356.565 km pada pukul 04:48 WIB.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur

Berita Populer