Kanal

Tak Punya Biaya ke Makassar, Begini Kondisi Pasien Leukemia di RSUD Sulbar

Herman mendampingi istrinya di salah satu ruang perawatan RSUD Sulbar. - nurhadi/tribunsulbar.com

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Pasien penderita leukemia (kanker darah) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional Sulbar, Salmiah (28), terbaring tak berdaya di salah satu ruang rawat inap.

Pasalnya, fasilitas rumah sakit terbatas untuk menangani penyakit yang diderita warga Desa Bambalamotu, Kecamatan Baras, Kabupaten Mamuju Utara, Sulbar itu.

Kepada TribunSulbar.com, suami Salmiah, Herman (30), mengungkapkan bahwa istrinya sudah mendapatkan rekomendasi dari dokter RSUD Sulbar untuk dirujuk ke Makassar, namun ia menolak karena kendala biaya.

"Sudah ada rekomendasi dokter untuk dirujuk ke Makassar karena penyakitnya komplikasi. Kata dokter bukan hanya leukemia, tapi nanti bisa diketahui semua kalau sudah di Makassar. Tapi saya tolak karena tidak punya biaya kesana, jadi kami bertahan disini," kata Herman kepada TribunSulbar.com.

"Disini saja, sudah satu minggu, Rp 5 juta saya bawa kesini, sekarang tinggal Rp 1 juta, bagaimana'mi kalau kita sudah di Makassar," ujarnya.

Herman mengatakan, hanya dapat pasrah dan bertawakkal bersama dua orang anaknya melihat kondisi istrinya saat ini.

Ia hanya berharap, ada sentuhan atau perhatian dari pemerintah daerah sehingga istrinya dapat dirujuk ke Makassar.

"Ada jie BPJS, cuma tidak cukup kalau cuma itu, karena biaya sehari-hari yang kita pikirkan kalau disana," tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer