Jelang Final Piala Indoensia, PSSI Minta Tribun Portabel di Mattoanging Dihilangkan
Utamanya, saat Panpel PSM melaksanakan persiapan dari awal laga yang mempertemukan PSM Makassar versus Persija Jakarta di Stadion Mattoanging, Makassa
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Induk sepakbola tanah air, PSSI, berharap penuh kepada Panitia Pelaksana (Panpel) PSM Makassar agar partai final Piala Indoensia 2018 bisa berjalan lancar.
Utamanya, saat Panpel PSM melaksanakan persiapan dari awal laga yang mempertemukan PSM Makassar versus Persija Jakarta di Stadion Mattoanging, Makassar, Selasa (6/8/2019) hingga selesai.
Alami Kerugiaan Ratusan Juta Rupiah, PSM Rencana Gugat Ratu Tisha
Caleg Terpilih DPRD Mamasa Belum Ditetapkan, Ini Alasannya
Wapres JK Turun Tangan Percepat Pemulangan Jenazah IYL dari Jepang ke Makassar
Wabup Toraja Utara: IYL Sosok Bertanggungjawab dan Tegas
Bendahara Demokrat Enrekang Kenang Sosok IYL Saat Jadi Tim Pemenangan Punggawa di Pilkada 2018
RAMALAN ZODIAK Rabu 31 Juli 2019 Besok: Sagitarius Badmood & Gemini Dimanja Pasangan
Hanya saja, Head Of Media Relation PSSI, Gatot Widakdo mengatakan, salah satu yang menjadi sorotan adalah tribun portabel yang dibuat Panpel PSM.
Menurutnya, tribun tersebut dianggap tidak aman dipasang pada laga final nanti.
"Jadi kami minta tribun penonton itu tidak ada lagi pada final tanggal 6 Agustus. Itu tidak bisa ada. Menganggu jalannya pertandingan itu. Kan dekat dari lapangan," terang Gatot, Selasa (30/7/2019).
Ia menambahkan, dengan adanya tribun tersebut juga menjadi alasan PSSI membatalkan laga.
Sebab pihaknya menganggap adanya tribun portabel dianggap tidak aman untuk jalannya pertandingan.
"Salah satunya itu, jadi masalah keamanan memang menjadi utama pembatalan," jelasnya.
Tribun portabel tersebut terletak di area VIP Utara dan Selatan Stadion Mattoanging, Makassar.
Pemasangan dilakukan pada Sabtu (27/8/2019) atau sehari sebelum pertandingan final tersebut terlaksana.
Panpel PSM, Ali Gauli Arif menjelaskan, tribun portabel itu dibuat hanya untuk membatu suporter yang tidak kebagian tiket.
Sehingga pihaknya menyiapkan tribun tersebut dengan menyebar tiket sekitar 800 lembar.

"Tapi kami hanya jual sekitar 500 lah, karena waktu penjualan Sabtu lalu keadaan mulai kondusif. Jadi kita tidak jual semua," ucap Ali Gauli Arif.
Rencananya, pada partai final ulangan nanti, tribun portabel itu tidak lagi disiapkan untuk suporter.
Melainkan, sisipkan untuk awak media dan dan para legenda PSM Makassar.