BPBD Studi Komprehensif Pusdalops Penanggulangan Bencana
Studi komprehensif ini disusun oleh Konsultan Teknis BPBD, Leonardy Sambo yang selanjutnya dipaparkan kepada publik.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, merilis hasil studi komprehensif terkait evaluasi Pusat Pengendali Operasi Bencana (Pusdalops-PB).
Studi komprehensif ini disusun oleh Konsultan Teknis BPBD, Leonardy Sambo yang selanjutnya dipaparkan kepada publik.
Pemaparan dihadiri perwakilan dari 24 BPBD kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Leonardy Sambo mengatakan, studi ini dilakukan bersifat jurnal penulisan yang dilakukan pada bulan Juni 2019.
Eksplore Pariwisata Pulau Lae-lae, Dispar Makassar Gelar Jambore Fotografi
VIDEO: Suasana Official Training PSM Makassar di SUGBK Jelang Final Piala Indonesia
VIDEO: Penetapan Caleg Terpilih Bone
Studi menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengambilan data melalui teknik purposive sampling.
"Informasi data diperoleh dari data Pusdalops, literatur kepustakaan, diskusi kelompok terfokus atau FGD, dan wawancara terhadap personel Pusdalops lingkup BPBD Sulsel," kata Leonardy kepada Tribun Timur, Sabtu (20/7/2019).
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengevaluasi Pusdalops dalam capaian kinerja, persyaratan dan kesinambungan bangunan.
Juga perawatan sarana prasarana, tugas rutin personil, sistem kerja, data base, serta dukungan penganggaran bagi Pusdalops.
"Melalui Expose ini juga diharapkan BPBD kabupaten kota memberikan masukan dalam peningkatan operasi Pusdalops PB Sulsel," kata dia.
Selanjutnya BPBD kabupaten kota mendapat pembelajaran mengenai model pengembangan Pusdalops yang standar,.
Hal tersebut sesuai Perka BNPB No 15 Tahun 2012 tentang Pusdalops.
Hasil kajian menyebutkan, sarana Pusdalops PB Sulsel yang dibangun sejak tahun 2015 atas dana hibah Pemerintah Australia (DFAT-Australia), saat ini kondisi bangunannya masih terpelihara dengan baik.
Eksplore Pariwisata Pulau Lae-lae, Dispar Makassar Gelar Jambore Fotografi
VIDEO: Suasana Official Training PSM Makassar di SUGBK Jelang Final Piala Indonesia
VIDEO: Penetapan Caleg Terpilih Bone
Ia menambahkan bahwa fungsi peran Pusdalops oada saat pra-bencana telah menjadi pusat informasi siaga darurat dan peringatan dini dari BMKG.
Lalu peran Pusdalops PB meneruskan ke BPBD kabupaten kota dan unsur pelaku kebencanaan lainnya.
"Kemudian saat terjadi bencana, Pusdalops lalu berubah fungsi menjadi pusat komando penanganan darurat," katanya.