Najwa Shihab Sebut Ada Pihak Tak Dukung Jokowi Tapi Minta Kursi,Reaksi Adian Napitupulu di Video Ini
Setelah masaah sengketa Pilpres 2019 selesai dan dua Capres Jokowi dan Prabowo bertemu, kini tiba saatnya pembicaraan bagi-bagi kursi jabatan strategi
Najwa Shihab Sebut Ada Pihak Tak Dukung Jokowi Tapi Minta Kursi,Reaksi Adian Napitupulu di Video Ini
TRIBUN-TIMUR.COM - Setelah masaah sengketa Pilpres 2019 selesai dan dua Capres Jokowi dan Prabowo bertemu, kini tiba saatnya pembicaraan bagi-bagi kursi jabatan strategis pemerintahan.
Hal ini juga yang menjadi materi utama diskusi di Talkshow Mata Najwa yang dibawakan Najwa Shihab edisi Rabu (18/7/2019).
Salah satu momen yang menarik perhatian saat Najwa Shihab memberikan pertanyaan kepada Adian Napitupulu.
Cek selengkapnya di bawah ini:
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu memberikan respons saat dicecar oleh pembawa acara Najwa Shihab dan Politisi Gerindra, Andre Rosiade soal jatah kursi menteri.
Saat menjadi narasumber acara 'Mata Najwa' di Trans7, awalnya Adian Napitupulu ditanya oleh Najwa Shihab dan Andre Rosiade soal bagaimana penilaian pribadinya terkait sikap Gerindra, yang dikabarkan akan bergabung ke koalisi pemerintahan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Rabu (17/7/2019).
Baca: Jawaban Rocky Gerung Ditanya Najwa Shihab Siapa yang Dia Maksud Anak Kolam di Cuitan Twitternya
Baca: Akhirnya Najwa Shihab Temukan Jawaban Tiap Kali Ditanya Kenapa Belum Pakai Jilbab Padahal Anak Kiai
Baca: Reaksi Najwa Shihab saat Diprotes Yenny Wahid Gara-gara Sebutan Calon Menteri, Ini Terjadi Kemudian
"Menurut Anda, ya mungkin saja PDIP pasti punya sikap sendiri, Anda pribadi apakah menurut Anda cocok Gerindra, Bang Andre dan teman-temannya bergabung membantu pemerintahan Jokowi?," tanya Najwa.
Adian menjelaskan, jika benar Gerindra akan bergabung ke koalisi Jokowi maka akan dibicarakan terlebih dahulu dengan partai koalisi lainnya.
"Kalau mereka mau gabung ya kita ngomong dulu di dalam," ujar Adian.
"Jadi kita akan bicara dulu dong dengan internal partai koalisi dan presidennya, segala macam hitung-hitungannya," sambungnya.
Baca: Siapa Sangka Sosok Penyapu Jalanan atau Pasukan Oranye Itu Legenda Bulu Tangkis, Kenal?
Baca: Benarkah Ahok Selingkuhi Puput Nastiti Devi Saat Masih Jadi Ajudan Veronica Tan? Ini Kata BTP
Baca: Tinggalkan Sinetron Pilih Jadi Istri Jenderal TNI, Inilah Foto-foto Rumah Mewah Artis Bella Saphira
Adian menjelaskan, terkait kabar bagi-bagi kursi di dalam pemerintahan, merupakan hal yang wajar dilakukan terhadap sejumlah partai koalisi yang ikut mendukung kemenangan Jokowi-Ma'ruf.
Menurutnya, justru yang tidak wajar dan dianggap lucu jika ada partai yang tidak ikut mendukung namun meminta jatah kursi di kementerian.
"Kalau partai Koalisi Indonesia Kerja bicara soal minta kursi, itu bukan soal keserakahan, itu bagian dari proses pertanggungjawaban mereka untuk memastikan pemerintahan ini berjalan dengan baik," jelas Adian.
"Yang lucu itu sudah enggak ikutan, ikut minta, itu lebih rumit lagi itu," tambahnya.