BREAKING NEWS: Warga Desa Tallu Banua Utara Majene Segel Kantor Desa, Ini Masalahnya
Pintu depan kantor desa disegel menggunakan papan, kursi hingga pot bunga. Sementara pegawai yang ada di kantor ini diusir keluar.
Penulis: edyatma jawi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Puluhan masyarakat Desa Tallu Banua Utara, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, menyegel kantor desa, Kamis (20/6/2019).
Pintu depan kantor desa disegel menggunakan papan, kursi, hingga pot bunga. Sementara pegawai yang ada di kantor ini diusir keluar.
Baca: Setelah Wajib Registrasi Kartu SIM Pakai NIK, Menkominfo Minta Semua Medsos Sertakan Nomor Telepon
Baca: Kader PKK Parepare Diajak Kembangkan Wirausaha, Ini Tujuannya
Penyegelan ini merupakan buntut musyawarah Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Tallu Banua Utara.
Masyarakat menilai, proses tahapan musyawarah PAW cacat prosedur.
Sebab pemerintah desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), menentukan sepihak peserta yang akan memilih kepala desa PAW nantinya.
Penentuan pemilih dari perwakilan masyarakat ini dinilai tak transparan. Apalagi yang menentukan pemilih diduga akan mencalonkan diri untuk Kepala Desa PAW.
Sebelum penyegelan kantor berlangsung, masyarakat berorasi di jalan raya.
Saat ini Kepala Desa Tallu Banua Utara dijabat pelaksana tugas (Plt) , Albar Mustar yang merupakan Camat Sendana.
Albar ditunjuk Plt sebab, kepala desa sebelumnya yakni Kamaluddin tersangkut perkara hukum dan diberhentikan. (Tribun Majene.com)
Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Subscribe YouTube Tribun Timur
Jangan Lupa Follow IG @tribuntimurdotcom