Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sopir Angkutan Mamasa-Makassar Naikkan Sepihak, Begini Reaksi Kadishub Mamasa

Hal itu disebabkan karena tarif angkutan yang sebelumnya Rp. 150.000, dinaikkan oleh sopir angkutan dengan tarif baru menjadi Rp.180.000.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Syamsul Bahri
Semuel Masakaraeng/Tribun Timur
Kepala Sinas Perhubungan Kabupaten Mamasa, Domina Mogot 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Beberapa pekan terakhir, tarif angkutan umum rute Mamasa-Makassar ramai diperbincangkan masyarakat, baik melalui media sosial maupun di lingkungan masyarakat.

Hal itu disebabkan karena tarif angkutan yang sebelumnya Rp. 150.000, dinaikkan oleh sopir angkutan dengan tarif baru menjadi Rp.180.000.

Bupati Gowa Tarik Mobil Dinas Camat Parangloe, Ini Masalahnya!

Ini Kriteria Pemain Akan Dibuang Robert Alberts ke Persib B untuk Berlaga di Liga 2, Sapa Saja?

Kenaikan tarif inipun menjadi sorotan oleh sebagian masyarakat Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, lantaran dianggap kenaikannya cukup tinggi dan dilakukan secara sepihak oleh sopir tanpa melibatkan pemerintah.

Bahkan kenaikan tarif inipun juga menjadi polemik di kalangan sopir angkutan umum sendiri.

Pasalnya, ada yang tetap dengan tarif Rp.150.000 secara sembunyi-sembunyi dan ada yang ngotot menaikkan tarif.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamasa, Domina Mogot mengatakan, sekaitan kenaikan tarif itu, pihaknya akan menyesuaikan tarif angkutan Polewali-Mamasa dan Polewali-Makassar.

Kepala Sinas Perhubungan Kabupaten Mamasa, Domina Mogot
Kepala Sinas Perhubungan Kabupaten Mamasa, Domina Mogot (Semuel Masakaraeng/Tribun Timur)

"Kita akan kalkulasi dulu, sesudah itu kita akan ke luarkan ketetapan bupati," kata Domina Mogot saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Selasa (11/6/2019) pagi.

Menurut dia, kenaikan tarif angkutan akan ditentukan oleh pemerintah daerah, meskipun kata dia, kebanyakan angkutan yang digunakan adalah kendaraan berplat hitam.

"Aapapun bentuknya, itu kewenangan Pemda untuk menata kehidupan bermasyarakat," tuturnya.

Tentu kata dia, dengan melihat regulasi yang ada, berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Laporan wartawan @rexta_sammy

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved