Polisi Jaga Sidang Adat Sengketa Lahan di Denpina Toraja Utara
Kanit Intel Polsek Rantepao, Bripka Yermia dan Kanit Provos, Bripka Hariadi bersama Babinkamtibmas Aiptu TR Tonglo dan Brigpol Syah Nurhaq melakukan
Penulis: Risnawati M | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Anggota Polsek Sopai melakukan pengamanan sidang adat sengketa lahan di Lembang (Desa) Piongan, Kecamatan Dende Piongan Napo (Denpina), Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Kanit Intel Polsek Rantepao, Bripka Yermia dan Kanit Provos, Bripka Hariadi bersama Babinkamtibmas Aiptu TR Tonglo dan Brigpol Syah Nurhaq melakukan pengamanan sidang.
Viral Video Polisi Rusak HP Wanita Ngaku Staf Palang Merah di Aksi 22 Mei, ini Penjelasan PMI Pusat
Bukan Ariel NOAH dan Faisal Nasimuddin, Luna Maya Tepergok Jalan Bareng dengan Sahabat Raffi Ahmad
Dihadiri pihak pelapor keluarga Welem Rinding dan pihak terlapor keluarga Paulus Padang.
Hakim adat Lembang Piongan mempertemukan kedua pihak di kantor Lembang Piongan untuk mendamaikan perkara sengketa tanah.
Tanah tersebut sementara ditempati saudara Ayub Paulus Padang di Barana, Dusun Sibar, Lembang Piongan Kecamatan Denpina.
Lembaga adat bersama aparat kepolisian Polsek Sopai Polres Tana Toraja mendatangi dan mengecek lokasi tanah, dan melakukan pendekatan moral kekeluargaan kepada kedua belah pihak agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama sidang adat berlangsung.
Usai sidang, keputusan dari lembaga adat lembang piongan yaitu membagi dua objek tanah disengketakan, namun dari keluarga Welem Rinding tidak menerima keputusan dan akan membawa kasus sengketa lahan ke tingkat kecamatan Denpina.

Setelah sidang berakhir, personel Polsek Sopai imbau kedua pihak antara keluarga Welem Rinding dengan keluarga Paulus Padang agar tetap saling menjaga keamanan dan kerukunan antar keluarga.
Babinkamtibmas, Aiptu TR Tonglo mengatakan, adanya hasil keputusan sidang adat diharapkan kiranya keluarga Paulus Padang dan Welem Riding menghormati dan menaati apa yang telah diputuskan.
"Mari bersama menjaga kerukunan antar keluarga dan keamanan, tidak perlu ada tindakan yang dapat merugikan kita semua," ucap TR Tonglo, Selasa (28/5/2019).
Sementara, Kapolsek Sopai, Iptu Daud Masangka mengatakan pengamanan akan terus dilakukan hingga sengketa lahan berakhir.
"Polsek Sopai tetap melaksanakan pengamanan hingga ke tingkat kecamatan, kami berharap nanti tercapai kesepakatan yang dapat diterima kedua belah pihak sehingga semua bisa berakhir aman dan damai," tutup Daud Masangka.
Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17
Diduga Warga Palopo Tewas Dirampok, Polisi Olah TKP
Bandara Sultan hasanuddin kelak mirip Kupu-kupu