4 Jam, Oknum Hakim Terduga Selingkuh dengan Pegawai Diperiksa Komisi Yudisial

Kedatangan KY merupakan hari kedua dalam rangka menindaklanjuti laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik seorang Hakim Pengadilan Militer.

4 Jam, Oknum Hakim Terduga Selingkuh dengan Pegawai Diperiksa Komisi Yudisial
hasan/tribuntimur.com
Komisioner Bidang Pengawasan Hakim Komisi Yudisial RI, Sukma Violetta 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisioner Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia mendatangi Kantor Pengadilan Militer Makassar, Rabu (15/05/2019).

Kedatangan KY merupakan hari kedua dalam rangka menindaklanjuti laporan terkait dugaan  pelanggaran kode etik seorang  Hakim Pengadilan Militer.

Hakim tersebut diduga berselingkung dengan pegawai Pengadilan setempat.

Polsek Masamba Luwu Utara Bekuk Penganiaya Warga Pincara

Skor 1-1, Live Streaming Indosiar PSS Sleman vs Arema FC, Ricuh Aremania vs Brigata Curva Sud

Menurut Komisioner Bidang Pengawasan Hakim Komisi Yudisial RI, Sukma Violetta pihaknya telah memeriksa hakim pada Pengadilan Militer Makasar yang diduga melakukan pelanggaran Kode Etik Hakim.

Pemeriksaan berlangsung  hampir empat jam di Kantor Pengadilan Militer Makassar, dimulai pukul 10.30 Wita. Tim pemeriksan KY baru meninggalkan ruangan sekitar pukul 14.30 Wita.

"Pemeriksaan terhadap hakim tersebut berlangsung lancar," kata Komisioner Bidang Pengawasan Hakim
KY RI, Sukma Violetta kepada Tribun, malam.

Selain Hakim tersebut, Komisioner KY juga memeriksa 15 lebih saksi yang diminta keterangannya oleh Komisi Yudisial. Termasuk mengumpulkan beberapa alat bukti.

Cerita Imam Rawatib di Makassar Sekolahkan Anak hingga S2, Honornya Segini

Tim pemeriksa dari Komisi Yudisial memandang keterangan dan bukti bukti yang ditemukan  ini sudah cukup, sehingga dalam waktu dekat kasus ini akan segera disimpulkan.

"Kasus ini kami  akan dibawa ke sidang pleno Komisi Yudisial untuk diputuskan oleh para Komisioner KY," sebutnya. (*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved