Ketua MUI Palopo Divonis Bebas, Setelah Dituntut 1 Tahun Penjara

Dari hasil peninjauan setempat yang dilakukan bersama penuntut umum, penasihat hukum, serta dihadiri terdakwa, ditemukan fakta adanya pekerjaan tambah

Ketua MUI Palopo Divonis Bebas, Setelah Dituntut 1 Tahun Penjara
Handrover
Ketua MUI Kota Palopo KH Syarifuddin Daud divonis bebas 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Ketua MUI Kota Palopo KH Syarifuddin Daud divonis bebas.

Dia divonis bebas oleh majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri Makassar Kelas IA, Kamis (9/5/2019) malam.

Baca: Seperti Inilah Kekayaan Muzdalifah! Mamah Dedeh Nyaris Tersesat di Rumah Mewah Suami Fadel Islami

Baca: Padahal Beda Pilihan di Pilpres, Ini Reaksi Ustadz Yusuf Mansur Saat Tahu Bachtiar Nasir Tersangka

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim yang diketuai oleh Yamto Susena SH MH, menyebutkan tidak terdapat kerugian negara dalam pengelolaan dana bantuan hibah Pemkot Rp 5 miliar oleh Syarifuddin sebagaimana dalam dakwaan.

Dari hasil peninjauan setempat yang dilakukan bersama penuntut umum, penasihat hukum, serta dihadiri terdakwa, ditemukan fakta adanya pekerjaan tambahan yang bermanfaat untuk kepentingan bangunan masjid dan jamaahnya.

Hal itu dianggap mempunyai anggaran yang jauh lebih besar dari kerugian negara yang didakwakan.

Terkait vonis ini, Penasehat Hukum Syarifuddin Daud Lukman S Wahid SH, mengaku bersyukur.

"Putusan ini tentu patut disyukuri bukan saja oleh para Terdakwa dan keluarga tapi juga segenap umat islam Palopo khususnya. Mereka telah mengabdikan dirinya sebagai pengurus masjid tanpa pamrih. Ini semacam 'hadiah' Ramadan untuk kita semua," katanya.

"Dari aspek hukum, putusan ini merupakan suatu bentuk koreksi bahwa ada yang salah dan keliru dari proses penyidikan dan penuntutan yang dilakukan kepada Pak Kiai sebagai tersangka," lanjutnya.

Bukan hanya Ketua MUI Palopo, dua terdakwa lainnya dalam kasus ini, masing-masing M Masyhudi Machsun (54) dan Agus Prayudi Adi (57) selaku pengawas dan rekanan, juga divonis bebas tidak bersalah.

Awalnya JPU menuntut KH Syarifuddin Daud hukuman 1 tahun, subsider 50 juta rupiah atau ganti dua bulan kurungan, karena didakwa merugikan negara sekira Rp 306 juta rupiah.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved