Ramadan 1440 H

Ramadan, Harga Sejumlah Sembako di Pasar Sentral Pinrang Naik

Sat Intelkan Polres Pinrang melakukan monitoring di Pasar Sentral, Jl Andi Makkasau, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang

Ramadan, Harga Sejumlah Sembako di Pasar Sentral Pinrang Naik
Humas Polres Pinrang
Sat Intelkan Polres Pinrang melakukan monitoring di Pasar Sentral, Jl Andi Makkasau, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang. 

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Sat Intelkan Polres Pinrang melakukan monitoring di Pasar Sentral, Jl Andi Makkasau, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Monitoring yang dipimpin Kanit Ekonomi Sat Intelkam Polres Pinrang, Aipda Andi Rudy itu bertujuan untuk mengecek stock maupun harga sembako dan komoditas hasil pertanian di bulan Ramadan ini.

"Sejumlah harga sembako berupa beras, sayur mayur dan daging sapi masih dalam kategori normal seperti biasanya," kata Rudy dalam rilis yang diterima TribunPinrang.com, Rabu (8/5/2019).

Baca: Jelang Pengumuman Pemilu 2019, Ini Pesan Kapolres Pinrang

Baca: Update Real Count C1 KPU pemilu2019.kpu.go.id Data Masuk 71%, Pabowo Kejar Perolehan Suara Jokowi?

Baca: Malam Ini, Bupati Pinrang Buka Kampoeng Ramadan di Lapangan Bosowa

Untuk harga telur ayam, ucapnya, mengalami kenaikan dari harga Rp 34 ribu/rak menjadi Rp 48 ribu/rak.

"Jadi besaran kenaikannya mencapai Rp 4 ribu," jelas Rudy.

Selain itu, lanjutnya, harga cabai merah besar, cabai rawit merah dan cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan sebesar Rp 5 ribu/Kg hingga Rp 10 ribu/Kg dari harga biasanya.

"Sedangkan untuk bawang putih dan bawang merah keduaya mengalami kenaikan sebesar Rp 20 ribu/kg," papar Rudy.

Ia menambahkan, ada juga beberapa harga bahan pokok yang mengalami penurunan. Seperti telur itik yang semula seharga Rp 75 ribu/rak turun menjadi 60ribu/rak.

"Sampai saat ini, kenakan harga dari beberapa sembako di Pasar Sentral Pinrang masih batas normal, begitu juga untuk stocknya. Dimungkinkan kenaikan harga terjadi menjelang akhir puasa atau menjelang hari raya Idulfitri nantinya," pungkas Rudy.

Untuk mengantisipasi hal demikian, tambahnya, pihaknya melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar intens melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan.

"Tentunya untuk mengantisipasi adanya penimbunan dan kenaikan harga secara sepihak dan kenaikan di atas harga kewajaran," tutup Rudy.

(TribunPinrang.com)

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, @herysyahrullah

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

1
Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved