VIDEO: Sidang Pembunuhan di Pengadilan Negeri Makassar Ricuh

Kericuhan terjadi usai pembacaan putusan terhadap empat terdakwa yang dipimpin langsung Basuki Wiyono dan didampingi dua hakim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sidang pembacaan putusan  pembununan yang menewaskan Arfan Dg Raja (38) warga Jl Banta-bantaeng, Makassar di Pengadilan Negeri Makassar, diwarnai kericuhan, Rabu (24/04/2019).

Kericuhan terjadi usai pembacaan putusan terhadap empat terdakwa  yang dipimpin langsung Basuki Wiyono dan didampingi dua hakim anggota lainnya.

Semua terdakwa pembunuhan ini bersaudara kandung. Dimana dalam amar putusanya,  terdakwa Syamsir Tobang divonis selama 15 tahun penjara, sementara  tiga terdakwa lainnya,Wawan, Riswin dan Suardi divonis 5 tahun penjara.

Sidang pembacaan putusan awalnya berlangsung lancar. Namun kericuhan ini tak  terhindarkan setelah keluarga terdakwa dan korban yang hadir di pengadilan tiba tiba terlibat cekcok

"Kenapa kamu yang marah,"teriak seorang keluarga korban.

Tidak lama kemudian, kedua kubu terlibat kejar kejaran sampai di halaman pengadilan. Beberapa massa sempat mengeluarkan badik.

Bahkan, seorang pengacara terdakwa Fadilah tak luput  jadi sasaran keluarga korban. Beruntung sang pengacara bisa menhindar dan berlari cepat menuju pintu belakang Pengadilan.

Situasi baru mulai kondusif setelah petugas Pengadilan dan beberapa pengunjung mencoba menghalangi amukan warga. (San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved