Polisi Cari Pelaku Teror Tebang Pohon di Poros Sinjai-Kajang

Peristiwa penebangan pohon hampir bersamaan di empat titik yang berbeda di Desa Bua pada Kamis (18/4) lalu.

Polisi Cari Pelaku Teror Tebang Pohon di Poros Sinjai-Kajang
Samba/Tribun Sinjai
Polisi pasangi police line pohon yang telah ditebang oknum warga di Desa Bua, Kamis (18/4/2019). 

TRIBUNSINJAI.COM, TELLULIMPOE - Polres Sinjai, Sulawesi Selatan masih terus mencari identitas pelaku penebang pohon di Desa Bua, Jalan Poros Sinjai ke Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.

Aparat kepolisian Polsek Tellulimpoe dibantu dengan anggota Polres Sinjai terus mengumpulkan informasi dari warga Desa Bua yang melihat peristiwa tersebut.

"Kami masih menelusuri identitas pelaku penebang pohon di Desa Bua dan memintai keterangan dari warga yang menyaksikan langsung peristiwa itu, " kata Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Norman, Jumat (19/4/2019).

Peristiwa penebangan pohon hampir bersamaan di empat titik yang berbeda di Desa Bua pada Kamis (18/4) lalu.

Usai pelaku menebang pohon di pinggir jalan tersebut, pelaku selanjutnya langsung kabur dan warga di sekitar lokasi sulit mengenalinya.

Karena warga tak mengenali pelaku sehingga polisi terkendala pengungkapan identitas pelaku saat ini.

Pasca penebangan pohon, ratusan kendaraan terpaksa tertahan di jalan poros Dusun Batang, Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe Sinjai poros Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.

Warga tertahan akibat ulah oknum warga yang menebang lima batang pohon di Jl Poros Bua Sinjai-Kajang dan Poros Bua ke Mannanti Kecamatan Tellulimpoe ini mengakibatkan kendaraan dari arah Sinjai ke Kajang Kabupaten Bulukumba tertahan selama kurang lebih dua jam.

Norman juga belum menyimpulkan seperti dugaan banyak warga di kampung tersebut bahwa aksi penebangan pohon dilakukan oknum warga setempat yang dilatari karena merasa kesal sebab dukungan caleg DPR RI yang mereka dukung minim suaranya di desa itu. Norman mengaku takut berspekulasi sebelum menemukan dan memeriksa pelakunya.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved