CITIZEN REPORTER

CITIZEN REPORTER: Qari Asal Jabar, Raih Juara I MTQ Internasional di Iran

Ratusan Qari dan Qariah, Hafiz dan Hafizah dari 83 negara dunia disebutkan berpartisipasi dalam MTQ Internasional ini.

CITIZEN REPORTER: Qari Asal Jabar, Raih Juara I MTQ Internasional di Iran
Tribun/Anita
Al Quran raksasa dengan ukuran 1 x 1,5 meter yang berada di Masjid Raya Makassar menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah. 

Ismail Amin melaporkan dari Iran 

Berlangsung selama enam hari sejak dibuka Senin (8/4) sampai ditutup Minggu (14/4) Musabaqah Tilawatil Quran Internasional ke-34 di kota Tehran ibukota Republik Islam Iran diikuti oleh 5 delegasi Indonesia untuk berbagai kategori.

MTQ yang berlangsung di Mushallah Imam Khomeini Tehran tersebut telah menjadi agenda rutin Pemerintah Republik Islam Iran yang dibawahi oleh Darul Quran Republik Islam Iran.

Baca: Hasil Quick Count atau Hitung Cepat Pilpres 2019 Bisa Dipantau dari 33 Lembaga Survei Resmi di KPU

Adapun Indonesia diwakili oleh Ummu Habibabh Rochim (28) dari Provinsi Jawa Timur, Salman Amrillah (31) dari provinsi Jawa Barat, Muhammad Rifqi Hawari (13) dari Kepulauan Riau, Muhammad Khaerrurozzaq (17) dari Provinsi Nusa Tengga Barat dan Sidiq Mulyana dari Provinsi Jawa Barat. 

Dalam wawancarannya dengan media Iran setempat, Muhammad Rifqi Hawari menuturkan rasa bangganya telah menjadi delegasi Indonesia dalam MTQ Internasional tersebut.

"Meskipun ini pengalaman pertama kali saya mengikuti MTQ Internasional tapi saya pribadi percaya diri mampu berkompetisi dengan qari dari berbagai negara," kata Muhammad Rifqi Hawari.

Baca: 8 Fakta Menantu Bakar Mertua saat Salat, Keadaan Pelaku, Motif Pembunuhan, dan Kesaksian Tetangga

Saya juga merasa nyaman dengan kompetisi ini karena penyelenggaranya sangat ramah dan menyambut kami dengan senang, yang mereka sebut peserta dari negara muslim terbesar di dunia," ungkap pelajar asal Kepulauan Riau tersebut. 

Sementara Muhammad Khaerrurozzaq  menuturkan pandangannya dengan mengatakan, MTQ ini sangat istimewa karena diselenggarakan di Republik Islam Iran.

"Pandangan awal saya merupakan negara misterius karena tertutup dari dunia luar. Awalnya saya bahkan khawatir dan bingung ketika diutus untuk berangkat ke Iran," ungkapnya.

"Namun karena rasa penasaran, membuatku menguatkan diri. Ternyata, melihat langsung Iran dan bukan hanya mengenalnya dari pemberitaan membuatku takjub dengan nuansa Islami Iran. Ternyata Iran tidak sebagaimana yang diisukan selama ini," lanjutnya.

Baca: Pastikan Aman, Polres Maros, Kodim 1422 dan Brimob Polda Sulsel Patroli Gabungan

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved