Dr Jamaluddin Ahmad Jabat Rektor Unismuh Sidenreng Rappang

Pelantikan turut dihadiri Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse, undangan, beserta civitas akademika UMS Rappang

Dr Jamaluddin Ahmad Jabat Rektor Unismuh Sidenreng Rappang
UMS Rappang
Rektor UMS Rappang, Dr Jamaluddin Ahmad (kanan) / Dok UMS Rappang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Majelis Pendidikan Tinggi dan Penelitian Pegembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin Ph.D melantik Dr Jamaluddin Ahmad sebagai rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng (UMS) Rappang Periode 2019-2023, Minggu (14/4/2019).

Pelantikan digelar di Auditorium UMS Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap.

Pelantikan turut dihadiri Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse, undangan, beserta civitas akademika UMS Rappang lainnya.

Di hadapan undangan yang memadati auditorium UMS Rappang, Jamaluddin Ahmad mengucapkan terima kasih kepada semua tim yang terlibat.

Bahkan mata Jamaluddin Ahmad terlihat berkaca-kaca, karena terharu mengingat proses panjang yang dilewati, hingga kampus yang dipimpinnya dapat menjadi universitas.

"Jalan yang dilalui begitu panjang. Banyak suka duka, kepada keluarga dan tim dan warga persyarikatan terima kasih banyak doa dan dukungan selama ini," kata Jamaluddin Ahmad via rilis ke tribun-timur.com, Minggu siang.

Sementara itu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse berharap rektor yang baru dilantik segera melakukan pembenahan, agar UMS Rappang bisa bersaing, minimal dengan perguruan tinggi di Sulsel.

"UMS Rappang Harus segera berbenah. Pak rektor baru harus segera melakukan penataan, agar UMS Rappang bisa sejajar dengan universitas lainnya, minimal di Sulsel," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga memotivasi sejumlah ketua perguruan tinggi yang sempat hadir dalam pelantikan tersebut, untuk "berguru" agar dalam waktu dekat juga bisa berubah menjadi universitas.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili Ahmad Muttaqin Ph.D berharap amanah yang diberikan dilaksanakan dengan baik.

"Kalau sekarang ada 11 prodi, maka rektor baru harus menargetkan di masa mendatang menjadi atau minimal menjadi 15 prodi, harus ada peningkatan," tuturnya.

Sekadar diketahui, UMS Rappang merupakan penggabungan dua kampus di Sidrap, yakni Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) dan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Muhammadiyah Rappang.

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved