Tim SAR Gabungan Masih Cari Penumpang Kapal yang Terjatuh di Perairan Makassar

Potensi SAR lainnya terus melakukan pencarian terhadap penumpang KMP Dharma Rucita 7 yang dikabarkan tenggelam di perairan Makassar

Tim SAR Gabungan Masih Cari Penumpang Kapal yang Terjatuh di Perairan Makassar
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Tim Resceu BPBD Kota Makassar bersama potensi SAR lainnya melakukan pencarian terhadap penumpang KMP Dharma Rucita 7 yang dikabarkan tenggelam di perairan Makassar, Sabtu (13/4/2019) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Resceu BPBD Kota Makassar bersama potensi SAR lainnya terus melakukan pencarian terhadap penumpang KMP Dharma Rucita 7 yang dikabarkan tenggelam di perairan Makassar, Sabtu (13/4/2019).

Tim rescue yang dilepas Kepala Pelaksana BPBD, Taufiek Rachman di halaman kantor BPBD Kota Makassar itu, mengambil star pencarian di pesisir pantai Tanjung Bayang, Makassar.

"Tim rescue ini terdiri dari personil BPBD, Dinas Damkar dan Potensi SAR," kata Taufiek Rachman saat melakukan pelepasan.

Baca: Kecelakaan di Jalan Teuku Umar Makassar, Seorang Pelajar Tewas

Baca: BREAKING NEWS: Seorang Penumpang Kapal Dikabarkan Tenggelam di Perairan Makassar

Baca: Basarnas Palu Siaga Gempa Banggai Kepulauan, Siapkan Alat Ekstrikasi

Informasi yang diperoleh Taufiek, korban melompat dari atas kapal saat KMP Dharma Rucita 7 belum lama meninggalkan Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

"Informasi adanya penumpang yang terjatuh pada Sabtu dini hari (sekitar pukul 03.00 Wita), penumpang ini melompat dari kapal tujuan Makassar-Surabaya," ujar Taufiek dalam rilisnya.

Informasi itu diterima di Posko Penanggulangan Bencana sekitar pukul 06.00 Wita. Penumpang yang belum diketahui identititas ini dilaporkan tenggelam.

"Atas informasi tersebut, kami bersama potensi SAR lainnya langsung terpanggil untuk membantu pencarian penumpang ini," jelasnya.

Sementara itu, Nurhidayat Sukardin selaku koordinator lapangan BPBD Kota Makassar mengatakan, tim gabungan saat ini sedang melakukan proses pencarian.

"Proses pencarian terpusat pada titik koordinat jalur kapal dan di sekitaran pulau Kodingareng," jelasnya.

Selain itu, penyisiran juga dilakukan di sepanjang pesisir pantai Tanjung Bayang.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved