Relawan Alpian di Lampenai Wotu Luwu Timur 'Haram Menerima Serangan Fajar'

Relawan Alpian di Dusun Benteng, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) menolak politik uang atau money politik.

Relawan Alpian di Lampenai Wotu Luwu Timur 'Haram Menerima Serangan Fajar'
Dok Relawan Alpian
Relawan Alpian di Dusun Benteng, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) menolak politik uang atau money politik. Warga juga menyebar spanduk di gang atau lorong bertuliskan HARAM MENERIMA SERANGAN FAJAR atau menerima politik uang. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Relawan Alpian di Dusun Benteng, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) menolak politik uang atau money politik.

Alpian tidak lain adalah calon legislatif dari Partai Hanura nomor urut 1 untuk daerah pemilihan Kecamatan Burau-Wotu.

Warga juga menyebar spanduk di gang atau lorong bertuliskan HARAM MENERIMA Serangan Fajar atau menerima politik uang.

Baca: VIDEO: KPU Selayar Distribusikan Logistik Pemilu 2019

Baca: Ini Dua Lokasi yang Dikunjungi Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Takalar

Baca: Kasus Pencurian Empat Celengan Masjid Agung Jeneponto Masuk Tahap Lidik Polisi

Koordinator aksi, Amril mengatakan politik uang membodohi masyarakat dan menciptakan anggota dewan yang tidak berkualitas.

"Memang apa yang dicari (caleg) di DPRD, mau jadi anggota dewan saja pakai cara kotor dengan bagi uang agar dipilih," kata Amril kepada TribunLutim.com, Jumat (12/4/2019).

Menurut Amril, caleg atau calon tertentu yang bagi uang ke pemilih agar dipilih sama halnya dengan suap menyuap. Mengajarkan masyarakat suap menyuap.

"Belum naik saja sudah pakai suap menyuap. Kami tidak bisa bayangkan kalau jadi anggota legislatif mau kerja apa caleg seperti itu," imbuhnya.

Ia dan rekannya menegaskan akan melakukan sweeping terhadap oknum yang melakukan serangan fajar atau politik uang.

"Kalau kami temukan, kami tangkap, jangan harap bisa lepas, kami bawa ke kantor polisi dan bawaslu juga," jelasnya.

Sementara itu, Alpian mengatakan sangat penting pemilih diajarkan pendidikan politik agar selektif memilih calon sebagai perwakilannya di DPRD. Bukan karena uang.

"Kita ajarkan pemilih menjadi pemilih cerdas. Tidak lantas memilih calon karena uangnya. Kita mau masyarakat dididik bukan dinilai dengan nominal uang," tutur Alpian.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved