Pemilu 2019

Kejari Tana Toraja Gelar Rakor Persiapan Pemilu 2019

Kejari Tana Toraja menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) persiapan Pemilu 2019 di Aula Kejari, Jl Pongtiku, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel

Kejari Tana Toraja Gelar Rakor Persiapan Pemilu 2019
Andi Ardiaman
Kejari Tana Toraja menggelar Rakor persiapan Pemilu 2019 di Aula Kejari, Jl Pongtiku, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel, Kamis (11/4/2019) siang. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) persiapan Pemilu 2019 di Aula Kejari, Jl Pongtiku, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel, Kamis (11/4/2019) siang.

Rakor dilaksanakan bersama penyelenggara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dua Kabupaten yakni Tana Toraja dan Toraja Utara

Hal itu dilakukan dalam rangka menjalin sinegritas melalui program jaga negeri yang dihadiri juga pemerintah daerah.

Baca: VIDEO: KPU Selayar Distribusikan Logistik Pemilu 2019

Baca: Ini Dua Lokasi yang Dikunjungi Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Takalar

Baca: Kasus Pencurian Empat Celengan Masjid Agung Jeneponto Masuk Tahap Lidik Polisi

Dibuka dan dipimpin Kasi Datun, Margaretha dan Kasi Intel, Andi Ardiaman meneruskan pesan pimpinan jaksa agung muda Intelijen melalui video conference tanggal 8 April 2019 dalam kesiapan Kejaksaan menghadapi Pemilu serentak 17 April 2019.

"Baik pada tahapan pemungutan dan perhitungan suara, yang merupakan tahapan utama proses penyelenggaraan dilakukan serentak pertama di Indonesia," ucap Andi Ardiaman.

Selain itu, mengingatkan perlunya pihak-pihak berkepentingan yaitu TNI-Polri, Kejaksaan, KPU, Bawaslu dan Gakkumdu untuk berkoordinasi guna memberantas ancaman yang ada jelang Pemilu.

"Misalnya, penyebaran hoaks melalui media sosial, manuver politik seperti black campaign, gesekan antar massa pendukung, kampanye terselubung di hari besar serta rumah ibadah dan lainnya," jelasnya.

Dalam Rakor tersebut juga diminta ASN dan perangkat desa diharapkan netral dalam Pemilu 2019 agar menyampaikan kepada lapisan masyarakat pilihan boleh berbeda, namun persatuan dan kesatuan tetap dijaga.

Mewakili jaksa pengacara negara, Hutasoit dan Margaretha menyampaikan siap mengawal Pemilu 2019 yang sudah membuka posko dan monitoring penghitungan suara serta siap membuat MoU bersama KPU Tana Toraja maupun Toraja Utara demi lancarnya Pemilu 17 April 2019 mendatang.

KPU dan Bawaslu dua Kabupaten sekaligus memaparkan tahapan yang diselenggarakan di sisa enam hari lagi pencoblosan.

Rakor turut dihadiri pemerintah daerah dari aparat Satpol PP, staf KPN dan Kesbangpol. (*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved