Barisan Nasionalis Toraja Dibentuk, Ini Harapan Wakil Ketua

Pengurus Barisan Nasionalis Toraja telah dilantik DPD Barisan Nasionalis Sulawesi Selatan.

Barisan Nasionalis Toraja Dibentuk, Ini Harapan Wakil Ketua
Dok Ricki Karel Pongtengko
Wakil Ketua Barisan Nasionalis Toraja, Ricki Karel Pongtengko berfoto bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pengurus Barisan Nasionalis Toraja telah dilantik DPD Barisan Nasionalis Sulawesi Selatan.

Ricki Karel Pongtengko terpilih sebagai Wakil Ketua Barisan Nasionalis Toraja mendampingi Ketua, Paskaria Tombi.

Ricki berharap hadirnya Barisan Nasionalis (Barnas) Toraja untuk memperjuangkan dan memenangkan pasangan calon Presiden dan Cawapres, Jokowi-Maruf Amin pada Pemilu 2019.

Baca: Pemilu 2019 Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir Akan Mencoblos di TPS Ini

Baca: Jelang Pemilu 2019, Kapolres Luwu Utara Ajak Warga Tidak Golput

Baca: Mahasiswa Desak Pemprov Sulbar Tuntaskan Jalan Poros Ulumanda Majene

Barnas Toraja hadir kedepan turut mengawal pemerintahan Jokowi-Maruf Amin serta program kerja Jokowi sehingga akan terus berkelanjutan.

"Harapan besar kedepan dalam bentuk perhatian dan kepedulian serta sinergitas yang baik antara pihak pemerintah pusat, provinsi dan daerah khususnya wilayah Toraja," tutur Ricki, Kamis (11/4/2019).

Diharapkannya juga agar kiranya dapat dipikirkan prospek dan konsep pembangunan infrastruktur jangka panjang di wilayah ujung utara Sulsel, misalnya jalan lintas provinsi demi membuka (konektivitas) antara wilayah pesisir timur.

Ricki Karel Pongtengko juga Calon Legislatif DPRD Toraja Utara Dapil 1 Nomor urut 6 partai PDI Perjuangan mengatakan, wilayah Luwu Raya dan Tenggara yang menghubungkan pesisir barat (Majene, Mamuju, Mamuju Tengah dan Mamuju Utara) agar dapat melewati wilayah Toraja.

"Sehingga jangka panjang kedepan menjadikan Toraja sebagai daerah transit, dan menguntungkan aktivitas masyarakat serta pelaku usaha antara kedua wilayah, tentunya dampak akses akan menambah potensi peluang usaha baru dan pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.

Khususnya, Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara akan memudahkan akses masyarakat dalam melaksanakan aktivitas keseharian dan lebih penting lagi akan menjadi alternatif akses jalan pintas antara wilayah pesisir timur dan barat.

"Selama ini jika masyarakat dari wilayah pesisir timur akan ke wilayah barat harus melewati Sidrap, Pinrang, Polman dan sebaliknya dengan waktu tempuh kurang lebih 15 jam, tapi adanya infrastuktur bisa diakses antara wilayah pesisir pulau Sulawesi bagian Selatan ini melalui daerah Toraja Utara akan mempersingkat waktu tempuh kurang lebih enam hingga tujuh jam saja," tegas Ricki juga Sekertaris tim pemenangan Prof Andalan pada Pilgub 2018 lalu. (*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved