UTBK SBMPTN 2019 Berbasis Komputer, UNM Siapkan 20 Sesi

Prof Jufri juga menyampaiakan model UTBK di UNM sendiri sebenarnya sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir, dengan jumlah peserta

UTBK SBMPTN 2019 Berbasis Komputer, UNM Siapkan 20 Sesi
sukmawati/tribun-timur.com
UNM menggelar konferensi pers terkait persiapan pelaksanaan UTBK SNMPTN di Balla Kanrejawa, Boulevard, Makassar, Selasa (9/4/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Negeri Makassar (UNM) selaku salah satu penyelenggara Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN 2019 memastikan kesiapannya dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Humas UTBK-SBMPT UNM Prof Muhammad Jufri melalui rilisnya, Selasa (9/4/2019) malam.

Menurutnya UTBK merupakan perubahan sistem ujian yang sebelumnya berbasis cetak menjadi berbasis komputer dan materi yang diberikan merupakan hasil workshop tingkat pusat. Khusus di UNM UTBK akan dilaksanakan dalam 20 sesi dengan 26.888 peserta untuk kesuluruhan.

Prof Jufri juga menyampaiakan model UTBK di UNM sendiri sebenarnya sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir, dengan jumlah peserta yang masih terbatas.

Kini seiring perkembangan teknologi seleksi masuk SBMPTN harus menggunakan sistem UTBK.

"Komitmen pak Rektor dan seluruh panitia, pihak UNM siap menggelar UTBK, segala kendala yang dihadapi termasuk sarana komputer dan hal tekhnis yang dibutuhkan telah disiapkan dengan baik," katanya.

Prof Jufri yang juga Dekan Fakultas Psikologi, menyebutkan pihak UNM kini menyiapkan 59 ruangan, khusus dilingkup kampus UNM terdapat 25 ruangan, adapun 34 ruangan selebihnya berada di Mitra UNM.

Jadwal pelaksanaan sendiri dimulai pada tanggal 13-14 April 2019 ini.

Kemudian Panitia UTBK-SBMPTN Prof Hasnawi Prof Hasnawi, menyampaikan panitia telah menetapkan kegiatan UTBK hanya dilaksanakan hari sabtu dan minggu.

Terkait hal ini pihak UNM menyiapkan segalanya termasuk persiapan sistem operasional, infrastruktur dan personalia juga sangat penting untuk mengurangi resiko merugikan peserta sehingga disiapkan dengan matang.

"UTBK hanya Sabtu-Minggu sebanyak 20 sesi, peserta dapat mengikuti sebanyak dua kali ujian dan mengambil nilai tertinggi untuk mendaftar dan memilih jurusan di SBMPTN," ungkapnya.

Ia menambahkan Pihak UNM memastikan kesiapan pelaksanaan, dan menyiapkan panitia yang memahami seluk beluk, mengantisipasi hal hal yang terjadi.

"Perbedaan tahun lalu dan sekarang panitia mesti memiliki kompetensi IT, karena ujian berbasis komputer. Tim pelaksana juga harus memahami tupoksi yang harus dilaksanakan karena terkait kelancaran pelaksanaan ujian," tuturnya.

Dalam UTBK SBMPTN ini, terdapat enam orang peserta berkebutuhan khusus dan telah disiapkan di sesi ke 9 dan sesi 17.

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved