Pengadilan Tinggi Kuatkan Putusan PN Pangkep Terkait Kasus Caleg Sofyan Syam

Dia menambahkan, putusan PT menguatkan vonis atau putusan yang telah dilakukan Pengadilan Negeri Pangkep atas kasus tersebut.

Pengadilan Tinggi Kuatkan Putusan PN Pangkep Terkait Kasus Caleg Sofyan Syam
munjiyah/tribunpangkep.com
Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene Pangkep Farid Hidayat Sopamena. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene Pangkep Farid Hidayat Sopamena mengatakan, telah menerima hasil putusan Pengadilan Tinggi (PT) Makassar terkait pengajuan banding Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus dugaan Pelanggaran Pidana Caleg Golkar, Sofyan Syam.

"Pengadilan Negeri (PN) Pangkep, telah menerima hasil putusan PT," kata Farid kepada TribunPangkep.com, Senin (8/4/2019) sore.

Dia menambahkan, putusan PT menguatkan vonis atau putusan yang telah dilakukan Pengadilan Negeri Pangkep atas kasus tersebut.

"Jadi putusannya menguatkan putusan PN," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, anggota DPRD Sulsel, Sofyan Syam terdakwa kasus dugaan pidana pelanggaran pemilu tidak bersalah atau dinyatakan bebas.

Sidang putusan selesai dibacakan, Jumat (15/3/2019) tepat pukul 19.07 Wita oleh Hakim Ketua Dwihatmodjo di depan terdakwa Sofyan Syam dan keluarga.

Sebelumnya, diberitakan perdana sidang dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu ini dimulai, Senin 11 Maret 2019, dan sempat tertunda.

Ketua Pengadilan Negeri Pangkep Farid Hidayat Sopamena mengatakan, sidang kasus dugaan pelanggaran pemilu tersangka Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Sofyan Syam ditunda, karena majelis hakim masih mendalami berkas dakwaan.

"Sidang ditunda dengan agenda sidang eksepsi dari penasihat hukum Sofyan," kata Farid.

Sidang tersebut dipimpin majelis hakim Dwi Hatmodjo, Andi Imran Makkulau, dan Fajar Pramono.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Pangkep menuntut Sofyan Syam dengan pasal 493 jo pasal 280 ayat 2 huruf f jo pasal 1angka 35 UU RI nomor 07 tahun 2017 tentang Pemilu dengan nomor register perkara PDM-01/EUH.1/PEMILU/02/2019.

Kemudian sidang kedua, Selasa (12/3/2019) sidang mendengarkan keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari penasehat hukum terdakwa dan sidang selanjutnya, Rabu (13/3/2019) mendengarkan keterangan saksi hingga Kamis (14/3/2019) dan sidang putusan, Jumat (15/3/2019).

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved