Pelayanan Publik Penyandang Disabilitas Masih Terabaikan di Sulbar

Pemenuhan hak pelayanan publik untuk kaum disabilitas tingkat di Sulawesi Barat, masih diabaikan oleh pemerintah.

Pelayanan Publik Penyandang Disabilitas Masih Terabaikan di Sulbar
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Kepala Ombudsman Perwakilan Sulawesi Barat Lukman Umar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Pemenuhan hak pelayanan publik untuk kaum disabilitas tingkat di Sulawesi Barat, masih diabaikan oleh pemerintah.

Mulai dari fasilitas hingga layanan belum tersedia mereta baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Kepala ombudsman Perwakilan Sulbar, Lukman Umar, mengatakan, penilaian pelayanan di Pemprov Sulbar sulit untuk mencapai lampu hijau.

Baca: Pengiriman Darah ke Seko Menggunakan Drone, Begini Penjelasan Bupati Luwu Utara

Baca: Polres Bantaeng Siagakan 230 Personil Pada Pemilu 2019

Baca: VIDEO: Kondisi Korban Terkena Busur saat Penyerangan Sekretariat Organda di BTN Asal Mula

“Karena fasilitas pelayanan menjadi satu indikator, sementara untuk fasilitas berkebutuhan khusus tidak sama sekali dimiliki,”ungkap Lukman, ditemui di Mamuju kemarin.

Kata Lukman, sangat disayangkan jika dilihat secara terperinci dari variabel penilaian yang digunakan, dapat diketahui bahwa sebagian besar pemerintah daerah di Sulbar tak memiliki pelayanan khusus bagi pengguna layanan berkebutuhan khusus.

"Seperti untuk lanjut usia, ibu hamil, ibu menyusui, dan difabel,"ucapnya.

Misalnya, lanjut Lukman, pada variabel penilaian sarana prasarana khusus bagi pengguna layanan berkebutuhan khusus, yaitu adanya rambatan, kursi roda, jalur pemandu, toilet khusus, ruang menyusui, dan ruang bermain anak pada unit atau tempat pelayanan.

"Namun, dari hasil survei diperoleh bahwa sebagian besar pemerintah daerah hanya menyediakan ruang menyusui,"katanya.

“Seharusnya yang pelayanan publiknya intens, bukan ketersedian ruangan atau jalan masuk saja. Harus memiliki fasilitas salah satunya kursi roda,”tegasnya.

Terpisah, Asisten I Pemprov Sulbar, Muh Natsir, ditemui di kantor gubernur, Selasa (8/4/2019) siang, membenarkan kondisi itu yang terjadi di Sulbar.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved