Atasi Kecurangan di TPS, Kapolres Minta KPU Luwu Timur Siapkan Lampu

Polres Luwu Timur sudah mewaspadai potensi kecurangan saat proses perhitungan surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 17 April 2019.

Atasi Kecurangan di TPS, Kapolres Minta KPU Luwu Timur Siapkan Lampu
AKBP Leonardo Panji Wahyudi
Kapolres Luwu Timur AKBP Leonardo Panji Wahyudi 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Polres Luwu Timur sudah mewaspadai potensi kecurangan saat proses perhitungan surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 17 April 2019.

Seperti disampaikan Kapolres Luwu Timur AKPB Leonardo Panji Wahyudi kepada TribunLutim.com, Senin (8/4/2019) pagi.

Baca: Habiskan Anggaran Rp 75 Juta, Pemilu Run KPU Luwu Utara Sepi

Baca: KPU Luwu Utara: Pengurusan Pindah Memilih Diperpanjang

Leonardo meminta KPU Luwu Timur agar menyiapkan lampu penerangan yang maksimal di setiap TPS.

Menurut prediksi perwira dua bunga, proses perhitungan surat suara berlangsung hingga malam atau memakan waktu belasan jam hingga selesai.

Hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), ada penambahan jam perhitungan suara sekitar 12 jam.

"Jadi dihitung-hitung jumlah perhitungan suara sampai 19 jam bisa berarti sampai malam. Kita harus antisipasi kesiapan TPS di sana salah satunya lampu," kata Leo.

Baca: Lantunan Sholawat Menggema di Masjid Mapolres Luwu Utara

Menurutnya, dikhawatirkan adanya pemadaman lampu atau sesuatu lain hal yang bisa menghambat perhitungan suara.

"Kita sudah kordinasi, semoga saja bisa disiapkan lah," imbuh Leo.

Seperti diketahui, Pemilu dilaksanakan 17 April 2019. Pemilih diberikan lima kertas suara di TPS. Kertas suara DPRD kabupaten, DPRD provinsi, DPR RI, DPD, capres dan cawapres.

Adapun DPT Luwu Timur hasil rekapitulasi daftar pemilih tatap hasil perbaikan (DPTHP-2) Pemilu 2019 sebanyak 189.449 orang.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved