Pelimpahan Tahap Kedua, Tersangka Korupsi Lampu Jalan Polman Ditahan di Rutan Mamuju

Perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pengadaan Lampu jalan pada 144 desa di Polewali Mandar, memasuki pelimpahan tahap kedua.

Pelimpahan Tahap Kedua, Tersangka Korupsi Lampu Jalan Polman Ditahan di Rutan Mamuju
Kasi Pidsus Kejari Polman, Fadly A Syafa
Pelimpahan tahap kedua kasus dugaan korupsi lampu jalan Polman di kantor Kejari Mamuju, Jumat (5/4/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN -- Perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pengadaan Lampu jalan pada 144 desa di Polewali Mandar, memasuki pelimpahan tahap kedua.

Pelimpahan tahap kedua dilakukan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar yang menangani kasus tersebut.

Penyidik Kejati menyerahkan dua tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Polman. Sebab kasus ini berada di wilayah hukum, Kejari Polman.

Baca: Gara-gara Mabuk Ballo, Kakak-Adik di Takalar Ini Duel Berdarah! Pingsan di Jalan dan Bersimbah Darah

Baca: Cicely Band dan Elmarikustik Awali Konser Musik KPU Wajo

Baca: 75 Menit Diperiksa Bawaslu, Bupati Jeneponto Dicecar 20 Pertanyaan

Dua tersangka yang diserahkan yakni Direktur CV Binanga, Haeruddin dan mantan Kabid Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Polman, Andi Baharuddin Patajangi.

Kasi Pidsus Kejari Polman, Fadly A Syafa menjelaskan, pelimpahan tahap kedua berlangsung di kantor Kejari Mamuju, Jumat (5/4/2019). Selanjutnya tersangka ditahan di Rutan Kelas II B Mamuju.

"Dengan pertimbangan persidangan akan dilakukan di Pengadilan Negeri Tipikor Mamuju," jelas Fadly A Syafa, Sabtu (6/4/2019).

Dijelaskan, JPU Kejari Polman akan segera melimpahkan perkara tersebut ke PN Tipikor Mamuju. Selanjutkan menunggu penetapan sidang dari pengadilan.

"Secepatnya, sampai tahap penuntutan sudah siap untuk dilimpahkan ke pengadilan," ungkapnya.

Kejari Polman nantinya akan menunjuk delapan jaksa untuk menangani proses persidangan. Empat jaksa dari Kejari Polman dan empat lainnya jaksa Kejati Sulselbar.

Dugaan korupsi lampu jalan pada 144 desa di Polman ini terjadi bertahap selama dua tahun. Pada 2016, terdapat 720 unit pengadaan lampu jalan. Sementara 2017, jumlah pengadaan sebanyak 715 unit yang diduga dikorup. (Tribun Polman.com)

Laporan wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram Tribun Timur:

A

Penulis: edyatma jawi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved